probisnis.id – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh menekankan pentingnya skema gaji tunggal bagi aparatur sipil negara (ASN).
Ia menyatakan bahwa penerapan sistem ini akan meningkatkan kesejahteraan ASN, termasuk PPPK dan PNS hingga masa pensiun.
Zudan menyampaikan hal itu dalam rapat kerja dengan Komite I DPD di Jakarta.
Menurutnya, skema gaji tunggal akan menggantikan banyak tunjangan yang ada saat ini, menyatukan semuanya dalam gaji pokok.
Dengan sistem gaji tunggal, Zudan yakin pensiunan ASN tidak akan mengalami penurunan pendapatan yang drastis.
Hal ini diharapkan dapat mengurangi penderitaan yang dialami oleh banyak ASN saat memasuki masa pensiun.
Banyak ASN cenderung enggan pensiun karena khawatir kehilangan penghasilan yang signifikan.
Zudan menambahkan, jika ASN sejahtera, kualitas pelayanan publik akan meningkat.
Ia percaya bahwa ASN yang nyaman dalam gaji akan bekerja lebih fokus dan menghasilkan kinerja yang lebih baik.
Namun, hingga saat ini, wacana penerapan gaji tunggal masih menggantung.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum memahami rencana implementasi gaji tunggal untuk ASN.
Ia berjanji akan mempelajari lebih lanjut mengenai wacana tersebut.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widiyantini juga menyatakan bahwa jajarannya menunggu rampungnya Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) untuk melanjutkan rencana ini.[]
Sumber: CNBC Indonesia





Komentar