probisnis.id – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan mutasi dan promosi jabatan di Polri. Mutasi ini menyentuh Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), mencakup pejabat utama dan Kapolres. Kebijakan ini merupakan bagian dari pembinaan karier dan penguatan organisasi.
Surat Telegram Kapolri yang mengatur mutasi diterbitkan pada 25 Juni 2026. Terdapat tujuh nomor telegram, antara lain ST/1336/VI/KEP./2026 hingga ST/1341/VI/KEP./2026. Menurut Kombes Pol. Muhammad Kholid, mutasi bertujuan meningkatkan profesionalisme dan efektivitas tugas kepolisian.
Kombes Pol. Muhammad Kholid menyatakan bahwa proses ini adalah dinamika organisasi yang rutin dilakukan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Penyegaran organisasi di Polda NTB juga memberi kesempatan bagi anggota untuk mengembangkan kompetensi. Promosi jabatan pertama kali dilakukan dengan mengangkat Kombes Pol. Aksin sebagai Irwasda Polda NTB.
Sebelumnya, Kombes Pol. Aksin menjabat sebagai Auditor Kepolisian Madya Tk. II Itwasum Polri. Kombes Pol. Yeyen Lesmana ditunjuk sebagai Karorena Polda NTB, menggantikan Kombes Pol. Susilo Setiawan.
Kombes Pol. Susilo Setiawan mendapatkan penugasan baru sebagai Karorena Polda Kalimantan Tengah. Jabatan Karo SDM Polda NTB kini dipegang oleh Kombes Pol. Sarpani, menggantikan Kombes Pol. I Dewa Made Adnyana.
Kombes Pol. I Dewa Made Adnyana mendapatkan promosi sebagai Karo SDM Polda Bali. Di Satbrimob Polda NTB, jabatan kini diisi oleh Kombes Pol. Nadi Chaidir, menggantikan Kombes Pol. Dwi Yanto Nugroho.
Kombes Pol. Dwi Yanto Nugroho mendapatkan tugas baru sebagai Dansat Brimob Polda Jawa Timur. Posisi Direktur Intelijen dan Keamanan Polda NTB juga mengalami perubahan dalam mutasi ini.[]
Sumber: Tribratanews NTB






Komentar