Politik

LKPP Ingatkan Pentingnya Integritas dalam Pelatihan Antikorupsi

LKPP Ingatkan Pentingnya Integritas dalam Pelatihan Antikorupsi
Sarah Sadiqa saat peluncuran program pelatihan antikorupsi di Jakarta Selatan [RCTI+]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Sarah Sadiqa, menegaskan bahwa penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam sektor Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) harus melampaui pemahaman regulasi teknis. SDM pengadaan diharapkan memiliki integritas dan keberanian untuk menolak konflik kepentingan di lapangan.

Sarah menegaskan agar keikutsertaan aparatur sipil dalam pelatihan antikorupsi tidak hanya dianggap formalitas untuk memenuhi jam pelajaran (JPL) atau syarat kenaikan pangkat. “Jangan jadikan pelatihan antikorupsi ini sebagai tulang jidal atau sekadar mengejar jam pelajaran (JPL) hanya untuk kenaikan pangkat bagi ASN. Bukan itu tujuannya,” ujarnya saat peluncuran program pelatihan antikorupsi di Jakarta Selatan pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Menurutnya, pembelajaran ini harus dianggap sebagai investasi organisasi untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan. “Secanggih apa pun sistem teknologi yang dibangun dan regulasi yang dibuat, keputusan akhir dalam pengadaan tetap ada di tangan manusia,” lanjut Sarah.

Dia menekankan pentingnya pembangunan karakter dan moralitas SDM untuk mencegah praktik korupsi yang terus berubah. “Integritas tanpa kompetensi tidak cukup, tetapi kompetensi tanpa integritas juga berbahaya,” ungkapnya. LKPP ingin membangun SDM pengadaan yang tidak hanya membantu proses pengadaan tetapi juga memiliki keberanian untuk membuat keputusan yang benar.

Sarah menambahkan bahwa indikator keberhasilan program pelatihan ini bukan pada jumlah sertifikat yang diterbitkan, melainkan lahirnya agen perubahan di instansi pemerintah. Langkah ini penting untuk memastikan setiap rupiah anggaran belanja negara dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

Untuk memastikan penjangkauan yang luas di seluruh Indonesia, LKPP menerapkan strategi pelatihan berbasis digital terintegrasi melalui Massive Open Online Course dengan tiga jalur pembelajaran: Professional Track, Executive Track, dan Ecosystem Track. “Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik awal untuk membangun standar baru,” imbuh Sarah.[]

Sumber: RCTI+

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.