Internasional

Pasar Keuangan RI: Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed

Pasar Keuangan RI: Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed
Bursa saham Indonesia mengalami fluktuasi di tengah sinyal kenaikan suku bunga The Fed [CNBC Indonesia]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Pada 29 Juli 2026, pasar keuangan Indonesia menunjukkan kinerja beragam. Saham mengalami pelemahan, sementara rupiah justru menguat di tengah sinyal kenaikan suku bunga The Fed.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 39,20 poin atau 0,64% di level 6.091,39. IHSG sempat menyentuh level terendah 6.029,32 dan tertinggi 6.174,41 pada pembukaan perdagangan.

Nilai transaksi di seluruh pasar tercatat Rp22,86 triliun dengan volume perdagangan 38,53 miliar saham. Terdapat 177 saham menguat, 468 saham melemah, dan 148 saham stagnan.

Kapitalisasi pasar mencapai Rp10.675 triliun. Investor asing mencatat net buy Rp8,9 triliun di seluruh market, meskipun masih net sell Rp183,81 miliar di pasar reguler.

Seluruh sektor berada di zona merah. Sektor properti mengalami pelemahan tertinggi dengan koreksi 4,54%, diikuti sektor utilitas 4,21% dan konsumer non-primer 1,50%.

Di pasar valuta asing, rupiah berhasil berbalik menguat terhadap dolar AS. Pada penutupan perdagangan, rupiah terapresiasi 0,06% ke posisi Rp18.045/US$.

Penguatan rupiah ini memutus rentetan pelemahan selama empat hari berturut-turut. Sebelumnya, rupiah sempat tertekan hingga Rp18.100/US$ pada pagi hari sebelum mengalami pembalikan.

Pergerakan rupiah menunjukkan pembalikan tajam. Pada pukul 09.02 WIB, rupiah dibuka melemah 0,25% tetapi kemudian kembali ke zona hijau.

Posisi penutupan hari ini menunjukkan 55 poin lebih kuat dibandingkan level pembukaan perdagangan. Para pelaku pasar masih mewaspadai dampak dari kebijakan The Fed dan kondisi perang serta harga minyak yang membara.[]

Sumber: CNBC Indonesia

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.