Internasional

Insiden Tewasnya Penumpang di Stasiun Jurangmangu: Pagar Pengaman Diperlukan

Insiden Tewasnya Penumpang di Stasiun Jurangmangu: Pagar Pengaman Diperlukan
Petugas kepolisian melakukan penyelidikan di lokasi kejadian di Stasiun Jurangmangu [Kompas.id]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Seorang siswi berusia 14 tahun, AP, meninggal setelah terjatuh ke jalur kereta api di Stasiun Jurangmangu pada Senin, 10 Agustus 2026, sekitar pukul 16.43 WIB. Insiden ini kembali mengingatkan pentingnya pemasangan pagar pengaman di peron untuk mencegah penumpang jatuh ke lintasan kereta. Kejadian ini seharusnya memicu Kereta Api Indonesia untuk mengambil langkah-langkah perbaikan.

Kepala Polsek Ciputat Timur, Komisaris Bambang Askar Sodiq, dan timnya segera mendatangi lokasi untuk menangani dan menyelidiki peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, korban terlihat berada di peron saat kereta dari arah Tanah Abang memasuki stasiun. Petugas keamanan melaporkan bahwa korban terjatuh ke jalur kereta pada saat itu.

Petugas stasiun melakukan evakuasi terhadap korban dan segera melaporkan kejadian kepada pihak kepolisian. Salah satu teman sekolah korban juga telah dimintai keterangan mengenai kejadian tersebut. Korban dan temannya sebelumnya pulang sekolah dan berpisah di stasiun untuk menunggu kereta di lokasi berbeda.

Hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian menunjukkan bahwa korban mengalami luka pada bagian kepala. Namun, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan. Polisi telah melakukan pemeriksaan di tempat kejadian, mendata dan meminta keterangan dari para saksi, serta mengamankan barang-barang milik korban untuk kepentingan penyelidikan.

Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Tangerang Selatan untuk dilakukan pemeriksaan medis. Pihak kepolisian juga telah memberi tahu keluarga korban dan bekerja sama dengan pihak terkait dalam penanganan insiden ini. Bambang menambahkan bahwa Polsek Ciputat Timur masih menyelidiki peristiwa tersebut untuk memastikan rangkaian kejadian dan penyebab kematian.

Jenazah AP sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Marabunta, Pondok Ranji. Kami turut berdukacita atas kejadian ini,” ungkap Bambang. Di sisi lain, Manager Public Relation KAI Commuter, Leza Arlan, menyatakan bahwa korban diduga melakukan bunuh diri dengan melompat ke rel kereta saat kereta mendekat.[]

Sumber: Kompas.id

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.