Headline

Dua Tahun Menjadi Senator, Lamek Dowansiba Tetap Berkeliling Papua Barat dengan Sepeda Motor

Dua Tahun Menjadi Senator, Lamek Dowansiba Tetap Berkeliling Papua Barat dengan Sepeda Motor
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id — Jabatan sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI tidak serta-merta mengubah cara Lamek Dowansiba menjangkau masyarakat. Dua tahun setelah terpilih sebagai senator dari Papua Barat, ia disebut masih menggunakan sepeda motor saat berkeliling daerah pemilihannya untuk menemui warga dan menyerap aspirasi mereka.

Bagi sebagian masyarakat, cara tersebut menjadi gambaran kedekatan seorang wakil daerah dengan konstituennya. Di tengah jabatan yang mengharuskannya menjalankan tugas hingga tingkat pusat, Lamek dinilai tetap mempertahankan gaya hidup sederhana.

Yohanis, warga Manokwari, mengatakan kesederhanaan itu menjadi salah satu hal yang ia kagumi dari Lamek. Menurut dia, senator tersebut tetap menunjukkan sikap yang sama meski kini memiliki jabatan politik di tingkat nasional.

“Masyarakat Papua Barat tentunya sangat bersyukur memiliki putra terbaik Tanah Papua seperti Bapak Lamek Dowansiba. Orangnya sederhana dan selalu merespons masyarakat dengan cepat,” kata Yohanis, Sabtu, 24 Oktober 2026.

Ia menilai, penggunaan sepeda motor saat mengunjungi masyarakat bukan sekadar persoalan kendaraan, melainkan juga cara untuk tetap menjangkau warga secara langsung. Namun, manfaat dari kunjungan tersebut pada akhirnya perlu dilihat dari sejauh mana aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat ditindaklanjuti.

Berangkat dari gerakan mahasiswa

Sebelum memasuki lembaga perwakilan di tingkat nasional, Lamek telah aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Manokwari, Papua Barat.

Pengalaman berorganisasi itu menjadi bagian dari perjalanan Lamek sebelum terpilih sebagai anggota DPD RI. Selain di GMNI, ia juga tercatat aktif dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Barat.

Dalam kiprahnya di organisasi, Lamek juga dipercaya memimpin sejumlah organisasi, antara lain Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Barat.

Pada Pemilu 2024, Lamek terpilih sebagai anggota DPD RI dari daerah pemilihan Papua Barat untuk masa jabatan 2024–2029. Ia kemudian menjalankan tugas sebagai wakil daerah di tingkat nasional.

Dalam dua tahun masa jabatannya, Lamek disebut telah menyalurkan berbagai program bantuan untuk masyarakat Papua Barat. Meski demikian, jenis program, jumlah penerima manfaat, nilai bantuan, serta wilayah penyalurannya masih perlu diperinci agar masyarakat dapat menilai dampak program tersebut secara lebih terukur.

Rumah baca dan harapan bagi generasi muda

Selain aktivitas politik dan organisasi, Lamek juga dikenal melalui gagasan menghadirkan rumah baca bagi generasi muda dan masyarakat di Tanah Papua. Rumah baca menjadi salah satu bentuk kegiatan yang dapat membuka akses masyarakat terhadap bahan bacaan dan ruang belajar.

Bagi generasi muda, akses terhadap literasi merupakan bagian penting dari upaya memperluas pengetahuan dan kesempatan belajar. Karena itu, keberadaan rumah baca akan semakin berarti apabila didukung koleksi buku yang memadai, kegiatan membaca yang berkelanjutan, serta keterlibatan masyarakat setempat.

Perjalanan Lamek dari organisasi mahasiswa hingga menjadi anggota DPD RI memperlihatkan perpindahan peran dari gerakan kemahasiswaan ke lembaga perwakilan. Tantangan berikutnya ialah memastikan pengalaman organisasi dan kedekatannya dengan masyarakat berujung pada kerja yang dapat dirasakan manfaatnya oleh warga.

Yohanis berharap Lamek tetap menjaga kedekatan dengan masyarakat dan memperjuangkan kebutuhan daerahnya selama menjalankan tugas sebagai senator.

“Kami sebagai masyarakat Tanah Papua bangga memiliki putra daerah seperti Bapak Lamek Dowansiba. Kami mendoakan agar beliau terus bersemangat memperjuangkan aspirasi masyarakat dan mendorong percepatan pembangunan di Tanah Papua,” ujar Yohanis.

Bagi warga yang mengharapkan perubahan, kesederhanaan seorang pejabat memang dapat menjadi kesan awal. Namun, ukuran penting dari pengabdian seorang senator tetap terletak pada kemampuannya membawa persoalan daerah ke tingkat nasional, mengawal kebijakan, dan memastikan aspirasi masyarakat memperoleh tindak lanjut.

Di situlah perjalanan dua tahun Lamek Dowansiba sebagai senator Papua Barat akan terus diuji: bukan hanya dari cara ia menemui warga, tetapi juga dari hasil kerja yang dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat yang diwakilinya.

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.