Karir & Edukasi

USK dan SMK Bersinergi, BLUD Didorong Jadi Sumber Pendapatan Pendidikan

USK dan SMK Bersinergi, BLUD Didorong Jadi Sumber Pendapatan Pendidikan
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Global Mandiri USK dengan BLUD SMKN 1, SMKN 2, dan SMKN 3 Banda Aceh, yang berlangsung di Aula SMKN 3 Banda Aceh, Selasa (27/1/2026).
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (USK) memperkuat kerja sama dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengoptimalkan pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di lingkungan pendidikan. Hal ini ditegaskan oleh Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, saat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Global Mandiri USK dan BLUD SMKN 1, SMKN 2, serta SMKN 3 Banda Aceh, Selasa (27/1/2026) di Aula SMKN 3 Banda Aceh.

Prof. Marwan menekankan, BLUD di SMK memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara profesional sehingga dapat menghasilkan pendapatan berkelanjutan. Dana hasil pengelolaan BLUD bisa dimanfaatkan kembali untuk peningkatan mutu pendidikan dan kesejahteraan warga sekolah.

“BLUD berkaitan langsung dengan pengelolaan aset. Jika dikelola dengan baik, hasilnya dapat dikembalikan untuk memperkuat kualitas pendidikan,” ujar Prof. Marwan.

Dalam kesempatan itu, ia berbagi pengalaman USK yang sebelumnya berstatus BLUD dan kini telah mengembangkan unit bisnis melalui perusahaan universitas. Tantangan utama, menurutnya, adalah mengubah pola pikir dari sekadar menjalankan operasional menjadi mengoptimalkan aset agar memberikan nilai tambah.

“Banyak fasilitas dan aset sudah tersedia, tetapi belum dimanfaatkan maksimal untuk menghasilkan keuntungan yang lebih besar bagi institusi,” katanya. Prof. Marwan mencontohkan salah satu unit usaha USK yang, dengan modal awal kecil, mampu memberikan keuntungan signifikan dalam satu tahun, yang kemudian dibagi antara institusi dan pengelola sebagai bentuk apresiasi.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi pelajaran bagi SMK agar pengelolaan BLUD lebih efisien dan profesional. “Kita sama-sama belajar untuk membesarkan institusi melalui bisnis pendidikan yang sehat dan berkelanjutan,” tutupnya.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., M.SP, menyambut positif kerja sama ini. Menurutnya, banyak sekolah memiliki potensi besar untuk berkembang, namun masih terbatas karena kurang optimal dalam membaca peluang pasar dan mengelola potensi secara profesional.

Kegiatan ini turut dihadiri Dr. Syaifullah Muhammad, Direktur Bisnis dan Dana Lestari USK, serta Rizalsyah, Direktur Utama PT Global Mandiri USK. [adv]

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.