Internasional

Topan Bavi Dekati China, 900 Ribu Warga Mengungsi

Topan Bavi Dekati China, 900 Ribu Warga Mengungsi
Warga memperkuat perlindungan toko menjelang kedatangan Topan Bavi [AFP]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Lebih dari 900.000 orang di China telah mengungsi akibat ancaman Topan Bavi. Topan ini semakin mendekati wilayah China, menimbulkan cuaca ekstrem.

Cuaca buruk telah mengakibatkan 39 orang meninggal dan banyak sungai meluap. Banjir dan kerusakan parah dilaporkan di bagian selatan dan tengah negara tersebut.

Menurut AFP, Topan Bavi diperkirakan akan mendarat di Wenzhou pada Minggu pagi, 12 Juli 2026. Kota ini memiliki populasi hampir 10 juta jiwa.

Pemerintah Wenzhou menyatakan bahwa 887.801 orang telah dievakuasi hingga Jumat malam. Mobilisasi dilakukan secara proaktif untuk mengantisipasi skenario terburuk.

Warga memperkuat penutup logam di toko-toko dan menempelkan selotip pada jendela sebagai persiapan. Topan Bavi diprediksi membawa hujan lebat ke Zhejiang dan Fujian.

Di Taiwan, jalan-jalan sepi akibat angin dan hujan. Lebih dari 14.000 orang di Taiwan juga telah dievakuasi.

Ratusan penerbangan dibatalkan dan lebih dari 170.000 rumah mengalami pemadaman listrik. Warga memilih tetap di dalam rumah karena cuaca buruk.

Seorang pemilik warung sarapan di Keelung, Taiwan, tetap beroperasi untuk melayani mereka yang bertugas. Ia menyatakan bahwa banyak orang takut dan memilih tidak keluar rumah.

Topan Bavi sebelumnya diturunkan statusnya menjadi topan saat melintasi Samudra Pasifik setelah menghantam Guam. Kecepatan angin saat ini mencapai 137 km/jam.

Badan Meteorologi Pusat Taiwan melaporkan hembusan angin mencapai 173 km/jam pada Sabtu, 11 Juli. Badai ini menunjukkan dampak signifikan di wilayah yang dilaluinya.[]

Sumber: detikNews

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.