Internasional

Trump Kritisi Yordania Setelah Tewasnya Tentara AS oleh Iran

Trump Kritisi Yordania Setelah Tewasnya Tentara AS oleh Iran
Presiden Trump saat memberikan pernyataan di Gedung Putih [Reuters]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Presiden AS Donald Trump mengkritik Yordania, sekutu Washington, setelah serangan Iran menewaskan tiga tentara AS. Insiden ini terjadi di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania. Trump berpendapat bahwa serangan tersebut tidak akan terjadi jika penanganan dilakukan oleh militer AS.

Dalam pernyataan saat bertemu Presiden Lebanon Joseph Aoun di Gedung Putih, Trump mengungkapkan bahwa Iran ‘menyelundupkan sesuatu melalui wilayah Yordania’. Ia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai pernyataannya tersebut.

“Hal itu tidak akan terjadi jika pasukan atau personel Amerika yang memegang kendali,” ujar Trump. Ia menambahkan, “Ketika Anda membiarkan pihak lainnya melakukan tugas Anda, hasilnya tidak selalu berjalan baik.”

Otoritas Yordania belum memberikan tanggapan terhadap kritik Trump. Komando Pusat AS (CENTCOM) melaporkan bahwa tiga tentara AS tewas akibat serangan yang menghantam barak tempat mereka tidur.

Serangan itu terjadi pada pekan lalu. Selain itu, satu tentara AS lainnya juga tewas dan satu luka-luka saat memusnahkan amunisi dari drone Iran di Irak utara. Yordania mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil menembak jatuh tiga rudal yang diluncurkan dari Iran pada 20 Juli.

Ledakan yang dihasilkan serangan ini terdengar di beberapa wilayah Yordania. Iran, melalui Korps Garda Revolusi Islam, menyatakan bahwa serangan ini adalah balasan atas serangan AS terbaru terhadap negara-negara Teluk.

Serangan tersebut juga dilaporkan menghancurkan sistem radar AS di Yordania serta fasilitas perusahaan Amazon di Bahrain.[]

Sumber: detikNews

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.