Hukum

Saksi Kasus Korupsi Bupati Pati Mengaku Tertekan Saat BAP

Saksi Kasus Korupsi Bupati Pati Mengaku Tertekan Saat BAP
Nur Widayat memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor Semarang [ANTARA News]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Nur Widayat, saksi dalam kasus dugaan korupsi Bupati Non-aktif Pati, Sudewa, mengaku tertekan saat diperiksa oleh KPK. Ia mengatakan, pemeriksaan berlangsung dari pagi hingga malam dan menegaskan, “Tertekan, karena diperiksa dari pagi sampai malam. Belum lagi kalau ada yang ‘nggebrak’ meja.” Pernyataan ini disampaikan saat sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin.

Selama pemeriksaan, Nur Widayat membantah sejumlah isi berita acara pemeriksaan (BAP), terutama terkait pemberian uang kepada Sudewa. Ia menyebutkan, ada perbedaan signifikan mengenai penyerahan uang Rp721 juta dari kontraktor pelaksana proyek JGSS 6 di Kementerian Perhubungan.

Bantahan Nur Widayat juga bertolak belakang dengan keterangan Benard Hasibuan, Pejabat Pembuat Komitmen proyek tersebut. Benard mengaku menyerahkan uang kepada Nur Widayat, namun Nur Widayat menegaskan tidak pernah menerima uang dari Benard.

Keterangan lain yang berbeda dengan BAP adalah mengenai pemberian sebilah keris kepada Sudewa. Nur Widayat menyatakan tidak pernah memberikan keris tersebut. Keterangan ini juga dibenarkan oleh Sudewa dalam persidangan.

Sudewa membantah menerima uang Rp450 juta dalam bentuk dolar AS dari Nur Widayat, yang disebut sebagai fee dari proyek JGSM. Ia menegaskan bahwa uang dolar AS yang disita KPK harus dibuktikan sebagai uang yang sama yang diduga diberikan oleh Nur Widayat.

Kasus ini melibatkan Bupati Sudewa yang diadili di Pengadilan Tipikor Semarang karena menerima suap dan gratifikasi dari sejumlah proyek di DJKA dengan total mencapai Rp3,8 miliar. Selain itu, Sudewa didakwa menerima Rp2,4 miliar dalam proses pengisian jabatan perangkat desa di Pati pada tahun 2025 hingga 2026.[]

Sumber: ANTARA News

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.