Bisnis

Saham TLKM Melemah 6,84% di Tengah Sinyal Jenuh Jual

Saham TLKM Melemah 6,84% di Tengah Sinyal Jenuh Jual
Grafik pergerakan saham TLKM yang menunjukkan penurunan harga [JournalArta]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Pada 19 Oktober 2026, saham TLKM mengalami penurunan sebesar 6,84%. Penurunan ini terjadi di tengah kondisi RSI yang menunjukkan jenuh jual.

Saham ditutup pada level Rp1.770,00, mendekati batas bawah rentang 20 hari yang mencatat harga terendah dalam tiga bulan. Volume perdagangan juga melonjak hingga 4,9 kali rata-rata 20 hari.

Meski ada tekanan jual yang kuat, kondisi ini belum cukup untuk mengonfirmasi pembalikan arah. Tren harga dan indikator momentum masih menunjukkan tekanan yang berkelanjutan.

Harga TLKM saat ini jauh di bawah SMA20 yang berharga Rp2.269,50 dan SMA50 di Rp2.476,20. Penurunan pada SMA20 mencapai 5,46% dalam lima hari terakhir mengindikasikan tren jangka pendek yang melemah.

Belum ada sinyal teknikal baru yang muncul dari persilangan rata-rata. Saham ini telah terkoreksi 22,37% dalam lima hari dan 29,20% dalam sebulan terakhir.

Pada penutupan di Rp1.770, TLKM menyentuh level terendah dalam tiga bulan dan menunjukkan tekanan jual yang signifikan. Hal ini menandakan bahwa harga telah berada di area ekstrem.

Bollinger Band menunjukkan bahwa harga berada di bawah pita bawah Rp1.945,80, dengan nilai %B di -27%. Lebar pita yang mencapai 28,5% mencerminkan tekanan jual dalam kondisi volatilitas yang meningkat.

Walaupun ada potensi pantulan teknikal, kondisi ini belum cukup untuk mengubah struktur tren. Harga harus bertahan di atas pita bawah agar sinyal tersebut berarti.

RSI 14 mencatat angka 14,8, sedangkan Stochastic menunjukkan %K di 0,0 dan %D di 8,3. Ketiga indikator ini menempatkan TLKM dalam zona jenuh jual.

Meskipun indikator jenuh jual menunjukkan intensitas penurunan, ini bukan sinyal beli. Indikator dapat tetap berada dalam zona rendah selama tren turun berlanjut.

MACD saat ini berada di nilai -137,498, menambah gambaran hati-hati bagi investor.[]

Sumber: JournalArta

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.