probisnis.id – Anda dapat memeriksa posisi kesejahteraan keluarga melalui cek desil di DTSEN menggunakan KTP dan NIK. Proses ini memberikan informasi mengenai kelompok desil serta status penerima bantuan sosial. Untuk melakukannya, Anda memerlukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sesuai.
Persiapkan perangkat HP atau komputer dengan akses internet. Kunjungi laman resmi cekbansos.kemensos.go.id atau gunakan aplikasi Cek Bansos untuk melakukan pengecekan. Langkah pertama adalah membuka aplikasi peramban di perangkat Anda dan mengakses laman resmi Cek Bansos.
Setelah itu, masukkan NIK yang tertera pada KTP ke dalam kolom yang disediakan. Ketikkan kembali huruf kode yang muncul di layar untuk verifikasi. Hasil pencarian akan menampilkan informasi termasuk kelompok desil.
Jika menggunakan aplikasi Cek Bansos, masukkan NIK sesuai KTP dan periksa data kepesertaan yang muncul. Anda akan mendapatkan informasi mulai dari nama, kelompok desil, hingga status penerima bantuan sosial. Desil merupakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi.
Dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), masyarakat dibagi menjadi 10 kelompok, dari desil 1 hingga desil 10. Desil 1 mencakup 10% penduduk dengan tingkat kesejahteraan terendah dan menjadi prioritas dalam program bantuan sosial. Sedangkan desil 10 adalah 10% penduduk dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.
Data desil ini menjadi pertimbangan pemerintah dalam menentukan sasaran program bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan bantuan iuran kesehatan. Karena data ini diperbarui secara berkala, penting untuk melakukan pengecekan mandiri agar masyarakat tahu status yang tercatat.
Masalah umum yang sering terjadi adalah NIK yang dimasukkan tidak sesuai dengan KTP. Kesalahan ini akan menyulitkan sistem dalam menampilkan data yang tepat. Pastikan tidak ada satu digit pun yang salah dalam NIK yang dimasukkan.
Kesalahan lain dapat terjadi ketika kode verifikasi tidak diketik sama dengan yang tampil di layar. Jika huruf kode tidak terbaca, ulangi prosesnya dengan lebih teliti sebelum menekan tombol lanjut. Di aplikasi Cek Bansos, beberapa orang cenderung mencari hasil tanpa memverifikasi NIK terlebih dahulu, sehingga hasil yang ditampilkan mengikuti data yang dimasukkan.
Jika hasil desil dianggap tidak sesuai dengan kondisi ekonomi yang sebenarnya, masyarakat dapat melakukan pengecekan lebih lanjut. Dengan cara yang mudah ini, masyarakat mendapatkan pemahaman yang jelas tentang status kesejahteraan mereka.[]
Sumber: JournalArta






Komentar