Internasional

ORI030 Catat Rekor Pemesanan Obligasi Ritel, Kuota Langsung Habis

ORI030 Catat Rekor Pemesanan Obligasi Ritel, Kuota Langsung Habis
Ilustrasi penawaran Obligasi Negara Ritel yang ludes dalam waktu singkat [Kompasiana]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Masa penawaran Obligasi Negara Ritel seri ORI030 resmi ditutup pada Jumat, 30 Juli 2026. Namun, penutupan ini hanya formalitas karena kuota telah habis dua hari sebelumnya, yaitu pada 28 Juli 2026. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR-Kemenkeu) memutuskan untuk tidak menambah kuota setelah dua kali menaikkannya.

SBN ORI030 dirilis pada 6 Juli 2026 dengan target awal indikatif Rp20 triliun. Dalam sepuluh hari, realisasi pemesanan telah mencapai Rp21,9 triliun, atau 87 persen dari target yang telah dinaikkan menjadi Rp25 triliun. Pemerintah kemudian meningkatkan kuota menjadi Rp30 triliun sehari setelahnya.

Minat pasar terus meningkat, dan pada 20 Juli, pemesanan mencapai Rp28,19 triliun dengan sisa kuota tenor tiga tahun hanya tinggal 3,3 persen. Pada 26 Juli, penjualan mencapai Rp38,13 triliun, memecahkan rekor sepanjang sejarah SBN ritel, dan empat hari kemudian kuota Rp40 triliun habis sepenuhnya.

Dari total pemesanan, ORI030-T3 bertenor tiga tahun dengan kupon 6,90 persen menyerap porsi terbesar, yakni Rp34 triliun. Sementara ORI030-T6 bertenor enam tahun dengan kupon 7,00 persen menyumbang Rp6 triliun. Jumlah investor untuk ORI030 mencapai 102.546, dengan 88.737 dari seri ORI030-T3 dan 19.752 dari seri ORI030-T6.

Sebanyak 5.943 investor berpartisipasi di kedua tenor. Tercatat, ada 31.287 investor baru bagi Surat Utang Negara (SUN) ritel dan 19.417 investor baru bagi SBN ritel, menunjukkan penetrasi instrumen ini meluas ke basis investor baru. Rekor ini menggeser posisi ORI027 yang sebelumnya memegang rekor pemesanan Rp37,35 triliun pada Januari-Februari 2025 dan mengalahkan rekor lama Sukuk Ritel SR008 senilai Rp31,5 triliun pada 2016.[]

Sumber: Kompasiana.com

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.