probisnis.id – Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan, Kalimantan Tengah, meninggal dunia. Dua personel lainnya dilaporkan hilang saat penggerebekan terduga bandar narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kamis dini hari. Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan fokus pencarian terhadap dua anggota yang belum ditemukan.
Operasi dimulai dengan penggerebekan terduga pelaku tindak pidana narkotika. Dalam operasi ini, petugas berhasil mengamankan salah satu terduga pelaku. Namun, situasi berubah ketika keluarga terduga pelaku diduga melawan dengan senjata tajam saat proses penangkapan.
Keluarga terduga pelaku menyerang anggota menggunakan parang setelah salah satu pelaku diamankan. Anggota di lapangan kemudian melakukan tindakan tegas, yang mengakibatkan satu orang dari pihak keluarga terduga pelaku meninggal dunia. Perlawanan ini memicu datangnya warga lain, sehingga situasi menjadi tidak terkendali.
Aipda Yudhi Perdana Putra gugur dalam insiden saat menjalankan tugas. Dua personel lainnya masih dalam pencarian di sekitar lokasi kejadian dan aliran sungai. Dodik mengonfirmasi bahwa pencarian masih terus dilakukan untuk menemukan dua anggota yang belum diketahui keberadaannya.
Kondisi keamanan di Desa Tumbang Kalemei saat ini telah berangsur kondusif. Aparat kepolisian terus melakukan pengamanan serta mendalami rangkaian peristiwa selama operasi berlangsung. Situasi kini sudah kondusif, dan keluarga pelaku telah melarikan diri dari lokasi.
Sebanyak 50 personel dari Polda Kalimantan Tengah juga telah dikerahkan untuk memberikan dukungan dalam penanganan peristiwa ini. Upaya pencarian terus dilakukan dengan harapan menemukan dua anggota yang hilang.[]
Sumber: ANTARA News Jambi






Komentar