probisnis.id – Marvin Senaya, bek kanan tim nasional Ghana, menunjukkan performa luar biasa di Piala Dunia 2026. Ia berhasil menahan imbang Inggris tanpa gol di Stadion Gillette, yang menjaga peluang Ghana lolos ke babak knockout.
Senaya tercatat sebagai pemain dengan jumlah tekel terbanyak, yaitu 18 kali percobaan tekel, dengan 11 di antaranya berhasil. Ketangguhannya berhasil mematikan pergerakan penyerang sayap Inggris seperti Anthony Gordon, yang harus diganti oleh pelatih Thomas Tuchel.
Setelah pertandingan, Senaya mengapresiasi kerja keras seluruh tim dalam menjaga pertahanan. Ia mengatakan, “Yeah, it’s just a great game from the team.” Selain itu, ia mensyukuri raihan satu poin yang didapat timnya.
“I’m happy to have one point today and we can continue at the last game against Croatia and God bless,” ujar Senaya. Ia menolak pujian individual atas keberhasilan menjaga gawang Ghana tetap bersih.
Senaya menegaskan, “I think it’s not always me. I think it’s all defence, all the teams, since Jordan.” Ia merasa bangga dengan perjuangan tim menghadapi Inggris yang memberikan perlawanan sengit.
“I’m very proud of the team. We were fighting and it wasn’t an easy game, but with the hurts, we keep a one point today and I’m happy,” katanya. Mengenai kesempatan bermain di Piala Dunia, Senaya merasa emosional.
“Yeah, for sure. It’s a dream for me. It’s a dream for our children,” ucapnya. Ia merasa bahagia bisa mewakili tanah airnya di kancah internasional dan berharap banyak hal baik akan datang.
Senaya mengungkapkan rahasia kesuksesannya meredam ancaman penyerang Inggris. Ia menyatakan, “I watched a lot of their videos, Gordon and Saka, and I wanted to show something today.”
Ia mengakui bahwa ia mempelajari permainan mereka sebelum pertandingan untuk membuktikan kemampuannya.[]
Sumber: pdiperjuanganbali.id






Komentar