Bisnis

Mentan Umumkan 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Palsu

Mentan Umumkan 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Palsu
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat konferensi pers mengenai beras fortifikasi [CNN Indonesia]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengumumkan 25 merek beras fortifikasi yang diduga palsu. Produk-produk tersebut diduga tidak memenuhi kadar fortifikasi sesuai label yang tertera. Pengumuman ini disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta Selatan pada 15 September 2026.

Pemerintah melakukan pemeriksaan terhadap 27 merek beras fortifikasi melalui empat laboratorium yang kredibel. Hasilnya menunjukkan bahwa 25 produk tidak sesuai dengan level fortifikasi yang seharusnya.

Amran menegaskan, “Katanya fortifikasi. Setelah kita cek di lab, ada empat lab, kredibel. Kita cek ternyata tidak sesuai dengan levelnya.” Salah satu indikasi yang ditemukan adalah harga beras fortifikasi yang dianggap tidak wajar.

Beras fortifikasi dijual di pasaran dengan harga beragam, mulai Rp25 ribu hingga Rp57 ribu per kilogram. Namun, pemerintah memperkirakan harga seharusnya berada di kisaran Rp13.500 per kilogram.

Amran menjelaskan, “Hari ini ternyata masih ada. Salah satu faktor adalah harga yang tidak wajar.” Selisih harga beras tersebut mencapai rata-rata Rp22 ribu per kilogram, yang merugikan konsumen.

Amran menambahkan, “Itu penipuan. Rp22 ribu per kilogram, rata-rata. Ini menyusahkan konsumen kita.” Beras fortifikasi adalah beras yang ditambahkan zat gizi, vitamin, atau mineral tertentu untuk meningkatkan kandungan gizinya.

Tujuan dari beras jenis ini adalah untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Menanggapi temuan ini, Kementan berencana menarik produk yang terbukti tidak memenuhi syarat dari peredaran.

Amran menjelaskan, “Pertama kami sudah perintahkan tarik, yang kedua cabut izinnya, yang ketiga diproses.” Langkah ini diambil untuk melindungi konsumen dari produk beras yang tidak sesuai dengan klaim fortifikasi yang ada.[]

Sumber: CNN Indonesia

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.