probisnis.id – Seorang siswa berusia 13 tahun di Kerala mengklaim telah mengalami pelecehan seksual oleh teman-temannya. Kasus ini mencuat setelah pengakuan tersebut disampaikan dalam sesi konseling di sekolahnya. Pengakuan itu memicu penyelidikan polisi dan intervensi dari Komisi Perlindungan Hak Anak Kerala.
Menurut polisi, insiden tersebut diduga terjadi pada bulan Mei tahun ini di beberapa lokasi. Lokasi-lokasi tersebut termasuk area sekolah, rumah salah satu pelaku, dan toilet sekolah. Dalam kasus ini, ada total sepuluh orang yang disebut sebagai pelaku, termasuk seorang gadis. Enam di antaranya adalah anak di bawah umur.
Pengakuan gadis tersebut terungkap saat sesi konseling di sekolah, yang kemudian dilaporkan kepada pihak Childline. Pihak Childline segera menghubungi polisi untuk mengambil tindakan lebih lanjut. Berdasarkan pernyataan gadis itu, penyelidik kini melakukan penyelidikan mendalam terhadap tuduhan tersebut.
Polisi menyatakan bahwa gadis tersebut diduga mengalami pelecehan seksual berulang kali oleh beberapa teman sekelasnya di berbagai lokasi. Saat ini, penyelidik sedang merekam pernyataan, mengumpulkan bukti, dan memeriksa situasi di mana insiden tersebut terjadi. Mereka juga sedang menyelidiki apakah kasus ini terkait dengan kasus pelecehan seksual lain yang dilaporkan di daerah tersebut sekitar satu setengah tahun lalu.
Pihak berwenang mengatakan bahwa semua kemungkinan sudut pandang akan diperiksa dalam proses penyelidikan. Menyusul laporan media, Komisi Perlindungan Hak Anak Kerala telah mendaftarkan kasus secara sukarela dan meminta laporan terperinci dari polisi tentang insiden ini dan perkembangan penyelidikannya.
Kasus ini kembali menimbulkan keprihatinan serius mengenai keselamatan anak-anak di dalam institusi pendidikan. Ada kebutuhan mendesak untuk mekanisme yang lebih kuat untuk mengidentifikasi dan menangani kasus penyalahgunaan dengan lebih awal. Fakta bahwa tuduhan ini hanya terungkap selama sesi konseling di sekolah juga menunjukkan pentingnya dukungan kesehatan mental dan sistem perlindungan anak yang efektif.[]
Sumber: India Today






Komentar