Uncategorized

Dolar Australia Menguat ke 0,7240 Dukung Sikap Hawkish RBA dan KTT Trump-Xi

Dolar Australia Menguat ke 0,7240 Dukung Sikap Hawkish RBA dan KTT Trump-Xi
Grafik pergerakan pasangan mata uang AUD/USD yang menguat mendekati 0,7240 pada sesi Asia [FXStreet]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Pasangan mata uang AUD/USD bergerak naik mendekati 0,7240 pada sesi Asia hari Rabu. Nada hawkish RBA mendukung Dolar Australia. Para pedagang akan mengawasi laporan inflasi IHP AS dan KTT Trump-Xi pekan ini.

Pasangan mata uang AUD/USD menguat ke sekitar 0,7240 selama perdagangan sesi Asia pada hari Rabu. Dolar Australia (AUD) menguat terhadap Dolar AS (USD) di tengah sikap hawkish dari Reserve Bank of Australia (RBA). Bank sentral Australia memutuskan untuk menaikkan suku bunga menjadi 4,35% pada tanggal 5 Mei, menandai kenaikan ketiga berturut-turut tahun ini, sesuai dengan ekspektasi pasar.

Siklus pengetatan ini terus memberikan dukungan bagi Dolar Australia dalam jangka pendek. “Para ekonom kami memprakirakan RBA akan tetap menahan suku bunga dalam mode ‘tunggu dan lihat’; namun, dukungan fiskal domestik lebih lanjut dapat meningkatkan kemungkinan pengetatan tambahan,” kata para ekonom HSBC. Para pedagang akan memantau dengan cermat pertemuan Presiden AS, Donald Trump, dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, di Beijing pada hari Kamis dan Jumat.

Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa ia akan memprioritaskan diskusi perdagangan selama KTT dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dan meremehkan perhatian yang akan mereka berikan pada perang Iran, menurut Bloomberg. Namun, perkembangan positif seputar perundingan AS dan Tiongkok dapat mendorong Dolar Australia yang menjadi proksi Tiongkok. Di sisi USD, data yang dirilis oleh Bureau of Labor Statistics (BLS) AS pada hari Selasa mengungkapkan bahwa inflasi tahunan di AS, yang diukur dengan perubahan Indeks Harga Konsumen (IHK), melonjak menjadi 3,8% di bulan April dari 3,3% di bulan Maret.

Angka ini berada di atas konsensus pasar 3,7% dan mencatat level tertinggi sejak Mei 2023. Para pedagang meningkatkan peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada akhir tahun menjadi sekitar 30% setelah data inflasi AS yang tinggi, menurut CME FedWatch tool. Laporan Indeks Harga Produsen (IHP) AS akan menjadi sorotan pada hari Rabu.

IHP umum AS diprakirakan menunjukkan kenaikan sebesar 4,9% YoY di bulan April, dibandingkan dengan 4,0% di bulan Maret, sementara IHP inti diproyeksikan naik 4,3% YoY di bulan April dibandingkan 3,8% sebelumnya. Pertanyaan Umum Seputar Dolar Australia Faktor-Faktor Utama Apa Saja yang Mendorong Dolar Australia? Salah satu faktor yang paling signifikan bagi Dolar Australia (AUD) adalah tingkat suku bunga yang ditetapkan oleh Bank Sentral Australia (RBA). Karena Australia adalah negara yang ka[]

Sumber: FXStreet

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.