probisnis.id – Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) baru berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Pada penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027, ITB mengungkapkan data mengenai asal provinsi SMA mahasiswa baru. Data tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof Dr Irwan Meilano.
Menurut Prof Irwan, mahasiswa baru ITB berasal dari 38 provinsi di Indonesia. Terdapat 97 mahasiswa yang berasal dari daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Selain itu, 10 mahasiswa merupakan peserta afirmasi pendidikan.
Provinsi yang menyuplai mahasiswa baru terbanyak adalah Jawa Barat dengan 2.076 mahasiswa. DKI Jakarta mengikuti dengan 1.026 mahasiswa, dan Banten dengan 645 mahasiswa. Jawa Tengah dan Jawa Timur masing-masing menyuplai 399 dan 335 mahasiswa baru.
Provinsi lain yang juga menyumbang mahasiswa baru antara lain Sumatera Utara dengan 208 mahasiswa, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan 104 mahasiswa, dan Sumatera Selatan dengan 86 mahasiswa. Provinsi Riau dan Sumatera Barat masing-masing menyuplai 77 mahasiswa baru.
Antara mahasiswa baru perempuan dan laki-laki, terdapat lebih banyak mahasiswa baru laki-laki dengan persentase 57,7%. Sementara itu, mahasiswa baru perempuan mencapai 43,3% dari total. Beberapa fakultas menunjukkan jumlah mahasiswi yang lebih banyak.
Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) memiliki 78% mahasiswi baru, sedangkan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) memiliki 81% mahasiswa baru. Dalam hal usia, mahasiswa termuda di ITB tahun ini adalah Kevin VN Sitanggang yang berusia 15 tahun dari Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM).
Selain itu, Aqila Ganita Hijrah dari Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) berusia 16 tahun. Ada juga dua mahasiswa baru yang berasal dari tempat terjauh, yaitu Merauke dan Jayawijaya. Data ini menunjukkan keragaman asal mahasiswa baru di ITB.[]
Sumber: detikcom






Komentar