Berita

Kisah Fajar, Warga Bekasi Andalkan Rumah Makan Gratis

Kisah Fajar, Warga Bekasi Andalkan Rumah Makan Gratis
Warga mengantre untuk mendapatkan kupon makan gratis di Rumah Makan Damaris Pancasila Indonesia [KOMPAS.com/NURPINI AULIA RAPIKA]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Fajar (46) adalah seorang pedagang sayur yang tinggal di Bekasi. Setiap pagi, ia tiba di Rumah Makan Gratis Yayasan Damaris Pancasila Indonesia pada pukul 10.00 WIB. Ia datang lebih awal untuk memastikan mendapatkan kupon dari 100 porsi makanan yang disediakan.

Kupon makan gratis baru dibagikan pukul 11.45 WIB, namun Fajar tidak keberatan menunggu. Bagi Fajar, menghemat biaya makan siang sangat berarti untuk keluarganya. Ia tidak merasa malu untuk menerima bantuan ini.

“Saya orang kecil. Kenapa harus malu? Sedangkan saya juga kan usaha ngikut orang lain, kerjanya,” ujar Fajar saat ditemui di Rumah Makan Damaris. Ia pertama kali mengetahui keberadaan rumah makan ini dari teman.

Sejak itu, Fajar hampir setiap hari datang untuk makan siang. Ia bekerja sebagai pedagang sayur di Pasar Baru Bekasi dari malam sampai pagi tanpa tidur. Dari pekerjaannya, ia memperoleh penghasilan sekitar Rp 1,8 juta per bulan.

Tetapi, pendapatan tersebut sering kali tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Fajar menjelaskan, uang makan yang diberikan oleh bosnya seringkali tidak mencukupi karena habis untuk ongkos dan kebutuhan lainnya.

“Kadang uang makan dari bos tidak mencukupi karena habis untuk ongkos dan kebutuhan lain. Jadi program ini sangat membantu,” ungkapnya. Makan gratis bukan hanya mengurangi pengeluaran, tetapi juga membantu Fajar untuk mengalihkan uangnya untuk kebutuhan rumah tangga.[]

Sumber: Kompas.com

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.