probisnis.id – Argelia berhasil lolos ke fase eliminasi Piala Dunia 2026 setelah menjadi salah satu tim terbaik di posisi ketiga. Mereka mencapai tahap ini setelah pertandingan seru melawan Austria, di mana hasil imbang cukup untuk menjaga harapan mereka. Kini, Argelia bersiap menghadapi tantangan baru melawan Swiss.
Tim Zorros del Desierto bertekad untuk mencetak sejarah baru. Terakhir kali mereka melewati fase grup adalah pada Piala Dunia 2014, ketika mereka mencapai babak 16 besar dan hampir mengalahkan Jerman. Dengan format turnamen yang diperluas, tujuan mereka adalah masuk ke 16 besar dan meraih prestasi terbaik dalam sejarah mereka.
Tantangan berat menanti, mengingat Swiss datang sebagai pemimpin grup dengan taktik yang seimbang dan pertahanan yang solid. Argelia mencatatkan diri sebagai salah satu tim yang paling kompetitif, menunjukkan karakter untuk bersaing dengan lawan yang lebih kuat.
Tim Argelia menerapkan sistem 4-2-3-1 yang menjaga keseimbangan antara pertahanan dan serangan. Nabil Bentaleb berperan penting dalam stabilitas lini tengah, sementara Farès Chaïbi memberikan kreativitas. Riyad Mahrez, sebagai kapten, menonjol dengan kualitas teknik dan kepemimpinan di saat-saat kritis.
Di samping Mahrez, Ibrahim Maza muncul sebagai bintang baru dengan kemampuan mobilitas dan penetrasi. Houssem Aouar juga diharapkan memberikan kontribusi dalam serangan. Dengan formasi ini, Argelia siap menghadapi Swiss dalam pertandingan krusial yang akan menentukan nasib mereka di pentas dunia.[]
Sumber: beIN SPORTS






Komentar