Uncategorized

Veda Pratama Fokus Adaptasi Cepat di Debut Balaton Park Moto3

Veda Pratama Fokus Adaptasi Cepat di Debut Balaton Park Moto3
Pebalap Moto3 Indonesia, Veda Ega Pratama, berpose dengan motor balapnya di Sirkuit Balaton Park, Hongaria. [Dok. Honda Team Asia]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Pebalap Moto3, Veda Pratama, fokus untuk beradaptasi dengan cepat dan membangun kecepatan sejak sesi pertama latihan dalam debutnya di Balaton Park, Hongaria. Veda Ega Pratama sangat termotivasi untuk menjalani balapan pertamanya di Sirkuit Balaton Park, Hongaria. Balapan tersebut merupakan seri kedelapan Moto3 pada Minggu (7/6/2026).

Pebalap muda Indonesia itu dalam kepercayaan diri yang tinggi. Hal itu menyusul performa solid dalam dua balapan terakhir di Barcelona dan Mugello yang sangat sulit sejak awal. Akhir pekan ini, Veda akan berusaha secepat mungkin beradaptasi dengan karakter Balaton Park.

Dia ingin membangun kecepatan sesegera mungkin untuk meraih posisi start di baris depan. Veda memiliki catatan bagus dalam adaptasi dengan trek baru. Salah satunya di Goiania, Brasil, di mana dia mampu meraih posisi start keempat dan meraih podium ketiga.

Namun, Balaton Park memiliki karakter berbeda dengan tikungan-tikungan tajam. Sirkuit ini juga memiliki chicane sempit, perubahan arah yang menantang, serta berkebalikan arah jarum jam. Tata sirkuit ini mirip dengan Sachsenring yang menjadi salah satu favorit Veda.

”Saya sangat bersemangat untuk balapan di Balaton Park untuk pertama kali,” ujar Veda di laman resmi Honda Team Asia, Kamis (4/6/2026). ”Ini akan menjadi trek yang benar-benar baru bagi sebagian pebalap sehingga sesi pertama akan sangat penting untuk memahami tata letak dan menemukan feeling yang tepat dengan motor,” lanjutnya.

”Setelah Mugello, di mana kami meraih hasil positif lainnya, saya datang dengan kepercayaan diri dan motivasi yang bagus,” kata pebalap berusia 17 tahun itu. Akhir pekan ini, Veda ingin lebih cepat membangun ritme pace dan time attack. Itu menjadi kekurangannya dalam dua seri terakhir di Barcelona dan Mugello.

Dia mampu tampil kompetitif dalam balapan, tetapi sulit meraih podium karena start dari posisi yang jauh di belakang. Di Barcelona, Veda hanya mampu meraih posisi ke-20. Dalam balapan, dia memiliki ritme pace yang sangat solid sehingga finis di posisi kedelapan.

Demikian juga di Mugello, dia start dari posisi ke-12 dan finis di posisi kedelapan. Kekurangan Veda dalam dua balapan itu adalah time attack dalam sesi kualifikasi. Oleh karena itu, dia termotivasi untuk sesegera mungkin memiliki kecepatan sehingga bisa kompetitif dalam kualifikasi untuk meraih posisi start di baris depan.

”Tujuan kami adalah untuk terus bekerja ke arah yang sama seperti balapan sebelumnya,” ujar Veda. Dia bertekad untuk memperbaiki kelemahannya di sesi kualifikasi. Veda ingin meraih hasil maksimal di Balaton Park.[]

Sumber: Kompas.id

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.