probisnis.id – Gubernur Bali I Wayan Koster menerima kunjungan Duta Besar Turki Talip Küçükcan di Denpasar pada Kamis, 23 April 2026. Pertemuan itu membahas potensi kerja sama strategis di bidang pariwisata berkelanjutan dan pembangunan infrastruktur bandara.
Pertemuan tersebut merupakan langkah lanjut mempererat hubungan bilateral ke tingkat daerah. Langkah ini diambil setelah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Turki beberapa waktu lalu.
Penjajakan ini difokuskan pada implementasi program nyata di tingkat lokal. Sektor pariwisata menjadi poin krusial mengingat Turki memiliki rekam jejak mengelola sekitar 60 juta wisatawan per tahun.
Dubes Talip Küçükcan menilai Bali memiliki potensi besar untuk bertukar pengetahuan. Tukar pengetahuan itu terkait pendidikan pariwisata dan konsep pengelolaan lingkungan.
Selain pariwisata, Turki menawarkan keahlian dalam pembangunan infrastruktur fisik. Keahlian itu khususnya terkait rencana proyek Bandara Bali Utara.
Perusahaan-perusahaan asal Turki disebut memiliki pengalaman internasional yang luas. Mereka berpengalaman membangun bandara di berbagai negara, termasuk Vietnam.
“Hubungan Indonesia dan Turki sangat erat. Di tingkat atas sudah sangat baik, sekarang penting untuk memperkuat implementasinya di level bawah, termasuk antar daerah,” ujar Talip Küçükcan, Duta Besar Turki.
Menanggapi tawaran tersebut, Gubernur Bali I Wayan Koster menyatakan komitmennya. Ia berkomitmen menindaklanjuti poin-poin kerja sama yang telah dibahas.
Fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah memastikan kesinambungan pembangunan. Pembangunan itu harus selaras dengan pelestarian alam Bali.
Isu pariwisata berkelanjutan turut menjadi agenda dalam rencana kolaborasi ini. Isu itu mencakup manajemen limbah dan pemanfaatan energi terbarukan.
Pemerintah Provinsi Bali juga tengah menyeimbangkan aspek demografi masyarakat lokal. Upaya itu dilakukan melalui pemberian insentif bagi ibu yang melahirkan anak keempat.[]
Sumber: Berita Jejak Fakta






Komentar