probisnis.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah mencapai Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Hal ini terdeteksi melalui citra satelit dan analisis meteorologi.
Menurut Sekretaris Utama BMKG, Guswanto, sebaran asap terpantau pada lapisan atmosfer wilayah tersebut. Ia menyebutkan, “BMKG memantau sebaran asap menggunakan citra satelit dan analisis meteorologi.” Asap ini dipengaruhi oleh arah dan kecepatan angin di berbagai lapisan udara.
Guswanto menambahkan, pemantauan lanjutan masih diperlukan untuk mengetahui tingkat konsentrasi asap di permukaan dan dampaknya terhadap kualitas udara. Hal ini penting untuk memastikan apakah asap tersebut sudah mencapai konsentrasi yang signifikan.
Dia menegaskan bahwa BMKG masih akan melakukan pemantauan lebih jauh. “Namun BMKG juga menegaskan bahwa perlu pemantauan lanjutan untuk mengetahui apakah konsentrasinya sudah signifikan di permukaan dan seberapa besar dampaknya terhadap kualitas udara,” jelasnya.
Asap yang terdeteksi berasal dari karhutla di Kalimantan. Meskipun demikian, asap tersebut masih berada di lapisan atmosfer atas, berdasarkan peta yang diperoleh dari Kalimantan.[]
Sumber: detikNews






Komentar