Sains

Warga RI Diminta Siaga Terhadap Ancaman Gempa Megathrust

Warga RI Diminta Siaga Terhadap Ancaman Gempa Megathrust
Peta zona rawan gempa megathrust di Sumatra Barat [CNBC Indonesia]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Warga Indonesia diimbau untuk bersiap menghadapi ancaman gempa besar, termasuk gempa megathrust. Imbauan ini disampaikan oleh Daryono, anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), pada Jumat, 2 Oktober 2026. Daryono menekankan pentingnya mengubah paradigma dari mempertanyakan kapan gempa akan terjadi menjadi kesiapan saat gempa terjadi.

Menurut Daryono, bencana gempa tidak dapat dicegah, dan waktunya tidak dapat diprediksi. Namun, upaya untuk mengurangi jumlah korban dapat dilakukan. Warga perlu mengetahui apakah rumah mereka berada di kawasan rawan gempa atau tsunami. Selain itu, mereka harus mengenali bangunan yang aman, jalur evakuasi, titik kumpul, dan memiliki rencana komunikasi keluarga.

Di zona Mentawai-Siberut dan Mentawai-Pagai di Sumatra Barat, terdapat potensi gempa berkekuatan M8,9. Zona-zona ini merupakan kawasan tektonik yang aktif. Lempeng India-Australia terus bergerak dan menekan Lempeng Sunda, tempat Pulau Sumatra berada. Gerakan ini berlangsung lambat, tetapi dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan tekanan besar.

Daryono menjelaskan bahwa tekanan ini menyimpan energi yang dapat memicu gempa besar di sepanjang pantai barat Sumatra. Dia mengutip penelitian oleh Ongky Anggara dkk (2026) yang menunjukkan bahwa bagian tengah kerak bumi di Sumatra mengalami deformasi akibat proses pergerakan lempeng tersebut. Pengamatan GNSS dari tahun 2018 hingga 2021 menunjukkan bukti deformasi ini.

Dengan demikian, Daryono menekankan bahwa ketidakpastian waktu kejadian bukan alasan untuk merasa takut, tetapi justru menjadi dorongan untuk selalu siap menghadapi kemungkinan gempa.[]

Sumber: CNBC Indonesia

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.