probisnis.id – Gempa bumi dengan magnitudo M5,2 terjadi di 42 km timur laut Manggarai Timur, NTT, pada 20 Agustus 2026, pukul 15:01:33 WIB. Menurut BMKG, gempa ini tidak berpotensi tsunami. Lokasi episenter berada di laut, tepatnya pada koordinat 8,26° LS dan 120,71° BT.
Kedalaman gempa tercatat 10 km. Gempa ini termasuk dalam jenis gempa dangkal yang disebabkan oleh aktivitas Flores Back-Arc Thrust. Hasil analisis menunjukkan bahwa mekanisme pergerakan gempa adalah geser turun atau oblique normal fault.
Hasil pemodelan menunjukkan intensitas guncangan yang bervariasi. Di Lamba Leda, Manggarai Timur, guncangan dirasakan dengan skala V MMI. Di Sambi Rampas dan Kota Ruteng, intensitas mencapai IV MMI, sementara Kota Borong dan Kota Bajawa merasakan III MMI. Di Kota Labuan Bajo, getaran dirasakan dengan skala II MMI.
Gempa ini merupakan rangkaian susulan dari gempa M7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026. Hingga 20 Agustus 2026, BMKG mencatat 3.752 aktivitas gempa bumi susulan, dengan magnitudo terbesar mencapai M6,2. BMKG akan terus memonitor aktivitas ini dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak jelas kebenarannya. Informasi terbaru akan disampaikan secara berkala kepada stakeholder dan masyarakat.[]
Sumber: BMKG





Komentar