Peristiwa

TNI Kebut Pembangunan Jembatan Gantung di Linge, Safrizal: Simbol Kolaborasi Memulihkan Aceh Pascabencana

TNI Kebut Pembangunan Jembatan Gantung di Linge, Safrizal: Simbol Kolaborasi Memulihkan Aceh Pascabencana
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

Personel TNI dari Kodim 0106/Aceh Tengah bersama warga memasang papan lantai Jembatan Perintis Garuda Tahap III di atas Sungai Jamboaye, Kampung Reje Payung, Kecamatan Linge, Sabtu (25/7/2026).

probisnis.id — TNI dari Kodim 0106/Aceh Tengah, saat ini sedang membangun jembatan gantung di Kampung Reje Payung, Kecamatan Linge, Aceh Tengah. Kepala Posko Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh, Dr. Safrizal ZA memberikan apresiasi.

Sabtu (25/7/2026) aparat TNI dari satuan Kodim 0106/Aceh Tengah, masih terus berjibaku di lapangan. Di atas bentang Sungai Jamboaye, para personel TNI bekerja serius. Mereka tidak peduli teriknya matahari. Mereka harus berburu dengan waktu, demi mempercepat selesainya jembatan gantung yang diberi nama Jembatan Perintis Garuda Tahap III di wilayah kerja Komando Distrik Militer 0106/Aceh Tengah.

Para personel TNI dengan tugas masing-masing, bekerja di atas bangunan jembatan gantung yang sedang dikerjakan di atas bentang sungai yang lebarnya 90 meter dan kedalaman waktu normal sekitar satu meter. Pembangunan jembatan itu sudah dimulai sejak 6 April 2026.

Panjang jembatan yang dibangun itu 110 meter dan lebar 1,2 meter. Pembangunannya dimulai sejak 6 April 2026. Demikian laporan yang diterima Posko Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR).

IMG 20260726 WA0001

Personel TNI terus mempercepat pembangunan Jembatan Perintis Garuda III di Kampung Reje Payung, Linge. Safrizal mengapresiasi kolaborasi lintas sektor demi mempercepat pemulihan pascabencana Aceh.

“Jembatan ini mampu menampung beban maksimal satu ton. Alhamdulillah, pengerjaannya telah mencapai 82,54 persen,” terang seorang petugas.

Jembatan Perintis Garuda III Kodim 010/Aceh Tengah, merupakan jalur transportasi yang menghubungkan antara Kampung Reje Payung-Kampung Jamat di Kecamatan Linge.

Pembangunan jembatan perintis tersebut melibatkan 3 personel Koramil 05/Linge, 12 personel Batalyon Teritorial Pembangunan 854/Dharma Kersaka (Yon TP 854/DK) yang bermarkas induk di Pameu, Aceh Tengah, 1 personel asistensi dari Zeni Kodam (Engineering Division) Iskandar Muda, dan tiga masyarakat setempat.

Pada Sabtu, 25 Juli 2026, pembangunannya telah memasuki tahapan pemasangan papan lantai dan pengencangan tiang hanger.

Secara terpisah, Kepala Posko Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Dr. Safrizal ZA, memberikan apresiasi kepada aparat TNI yang terus bekerja membantu penanggulangan pascabencana di Aceh. Kehadiran aparat TNI di lapangan, merupakan salah satu bentuk partisipasi dan kolaborasi lintas kementerian/lembaga.

“TNI, Polri, kementerian/lembaga, elemen sipil, donatur swasta, semuanya telah, sedang dan terus bekerja sama memberikan sumbangsih tenaga dan pikiran untuk percepatan pemulihan di Aceh. Saya memberikan apresiasi kepada semuanya, termasuk teman-teman yang sedang membangun jembatan perintis Garuda di Linge,” kata Safrizal.

Pria ramah yang juga Dirjen Bina Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri tersebut, juga mengucapkan terima kasih kepada warga tempatan yang sejak bencana hingga hari ini, ikut berjibaku bersama pemerintah, dalam mempermudah berbagai urusan penanggulangan pascabencana.

Melihat progres pembangunannya, kata Safrizal, tidak lama lagi jembatan perintis tersebut akan selesai. Dengan demikian, jalur transportasi tersebut akan fungsional, dan warga dapat kembali beraktivitas secara normal.

IMG 20260726 WA0002 1

Pembangunan jembatan sepanjang 110 meter yang telah mencapai progres 82,54 persen ini diharapkan segera memulihkan akses transportasi dan aktivitas masyarakat pascabencana. Foto: Dok. Kodim 0106/Aceh Tengah

Demikian juga siswa SDN 10 Linge yang saat ini terbagi dalam dua kelompok belajar di sekolah induk dan tenda darurat di seberang sungai-akan segera dapat kembali disatukan.

“Mari kita berdoa kepada Allah supaya mempermudah segala urusan. Terima kasih kepada para personel TNI yang sedang bekerja keras mempercepat selesainya jembatan tersebut,” imbuhnya.

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.