probisnis.id – Bintang timnas Prancis, Aurélien Tchouaméni, mengakui bahwa penyerang Norwegia, Erling Haaland, adalah ancaman terbesar bagi timnya. Menjelang laga penting di Piala Dunia, ia menekankan betapa menakutkannya Haaland bagi pertahanan Prancis. Pertandingan ini akan menentukan posisi puncak grup, dan Tchouaméni siap menghadapi tantangan tersebut.
Tchouaméni berbicara kepada media dari Stadion Gillette di Boston. Ia menyebut, “Haaland adalah pemain yang menakutkan, julukan ‘Alien’ sangat cocok untuknya. Ia mampu mencetak gol kapan saja, dan kami harus tetap waspada selama 90 menit.” Penyerang Manchester City itu memang diakui memiliki kemampuan luar biasa dalam mencetak gol.
Selain itu, Tchouaméni juga menyoroti performa timnya yang impresif di babak penyisihan grup. Ia menyatakan, “pertandingan terbaik disimpan untuk akhir. Kami bertanding untuk memimpin grup melawan pesaing kuat dalam perebutan gelar, dan kami siap menghadapi apa pun.” Timnas Prancis ingin terus menunjukkan performa terbaik mereka.
Mengenai pentingnya memuncaki grup, Tchouaméni menjelaskan, “Ini berarti perjalanan yang lebih sedikit dan kelelahan yang lebih sedikit. Namun yang terpenting, kami ingin menang di setiap pertandingan; jika kami tampil baik, kami akan berada dalam posisi yang sangat baik untuk babak-babak selanjutnya.”
Chouaméni juga memberikan pujian kepada Kylian Mbappé, rekan setimnya. Ia mengatakan, “Saya menghargainya di dalam dan di luar lapangan. Dia adalah orang yang luar biasa dan pemain kelas atas, salah satu pemain terbaik di dunia.” Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kerja sama tim dalam mencapai tujuan.
Menjelang laga, Tchouaméni membahas kepemimpinan tim setelah kepergian Didier Deschamps. Ia mengatakan, “Jay-Stephan akan melanjutkan pendekatan yang sama. Ia memberi kami tugas yang jelas dan kami akan menghormati prinsip-prinsip permainan; hubungan kami dengannya sangat baik dan terbuka.” Ini menunjukkan bahwa tim Prancis tetap solid meski ada perubahan pelatih.
Chouaméni juga membahas aspek taktis tim. Ia menjelaskan, “Saat kami bermain dengan formasi 4-3-3 dengan seorang gelandang bertahan, menyerang menjadi lebih mudah… Namun, dengan adanya empat penyerang, kami harus menjaga keseimbangan; saat melawan Senegal, kami mundur ke belakang untuk menghentikan serangan balik.” Hal ini menekankan pentingnya strategi dalam pertandingan mendatang.
Terakhir, ia menegaskan bahwa tim telah siap menghadapi segala kondisi. Tchouaméni menyatakan, “Kami pernah bermain di Piala Dunia Antarklub dan tahu hal ini mungkin terjadi; apa yang terjadi pada pertandingan terakhir membuat kami siap menghadapi kondisi apa pun.” Persiapan yang matang menjadi kunci bagi tim Prancis untuk meraih kemenangan melawan Norwegia.[]
Sumber: Goal.com






Komentar