probisnis.id – Indonesia dan Vietnam akan menghadapi tantangan dalam pertandingan di ASEAN Cup 2026, terutama terkait VAR.
Kapten Indonesia, Rizky Ridho, mengingatkan kedua tim harus berhati-hati dengan situasi di lapangan.
Rizky Ridho, yang berusia 25 tahun, menyatakan bahwa VAR akan mengubah dinamika pertandingan.
Dia mengungkapkan bahwa insiden-insiden masa lalu seperti pelanggaran keras akan lebih sulit terjadi.
Rizky Ridho menyoroti bahwa Indonesia tidak akan terpengaruh oleh provokasi lawan di lapangan.
Dia juga menekankan bahwa Vietnam pasti akan beradaptasi dengan kehadiran VAR.
Dalam konteks persaingan, Indonesia dan Vietnam telah menjadi rival berat di sepak bola Asia Tenggara.
Hubungan kompetitif ini semakin meningkat selama kepemimpinan pelatih asal Korea, Park Hang-seo dan Shin Tae-yong.
Sejumlah insiden di masa lalu, seperti cedera yang dialami Evan Dimas, menggambarkan ketegangan di antara kedua tim.
Saat ini, Indonesia menempati posisi kedua di grup A dengan 6 poin, setelah menang atas Campuchia dan Timor Leste.
Rizky Ridho, yang memimpin tim meraih medali emas di SEA Games 2023, diharapkan dapat memimpin tim dengan baik.
Keberadaan Jay Idzes yang tidak dapat bermain membuat Ridho semakin diandalkan untuk menghadapi tantangan ini.
Media Indonesia juga mengangkat kembali kenangan pertandingan yang penuh dengan ketegangan antara kedua tim.
Oleh karena itu, fokus tim bukan hanya pada hasil, tetapi juga pada disiplin dan kehati-hatian di lapangan.[]
Sumber: Docnhanh.vn






Komentar