probisnis.id – Rahmat Junaidi, dari Inspektorat Bojonegoro, menerima penghargaan sebagai ASN inspiratif dari BKN. Penghargaan ini diberikan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-78 BKN pada tahun 2026. Rahmat yang menjabat sebagai Inspektur Pembantu Pencegahan Tipikor telah mengabdi selama tiga dekade.
Penghargaan ini menjadi bagian dari kompetisi ‘Vote ASN’ yang digelar BKN dengan tema ‘Memudahkan, Melindungi, dan Membahagiakan ASN’. Kompetisi ini bertujuan untuk mencari ASN yang inspiratif, berintegritas, dan inovatif dalam pelayanan publik.
Rahmat Junaidi menyatakan bahwa keterlibatannya dalam kompetisi ini bukan hanya untuk mengejar penghargaan. Dia ingin menyoroti dedikasi ASN di daerah dan memotivasi ASN muda di Bojonegoro untuk berkinerja optimal.
Dia menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam pelayanan publik. Menurutnya, pelayanan yang baik berasal dari dedikasi dan inovasi yang terus menerus. Rahmat juga berbagi pengalaman berkesan selama menjadi ASN, termasuk tugas pertamanya di daerah perbatasan NTT dan Timor Timur pada tahun 1994.
Dia mengingat tantangan yang dihadapi saat itu, karena daerah tersebut merupakan zona perang dan sangat terpencil. Meskipun sulit, dia tetap bersemangat menjalani tugasnya. Pengalaman lain yang diingatnya adalah saat memotivasi rekan-rekannya untuk meningkatkan RSUD Sosodoro Djatikoesoemo ke kelas B dan berhasil meraih akreditasi pada tahun 2009.
Rahmat juga berperan dalam menginisiasi Kabupaten Bojonegoro menjadi daerah pertama yang menerapkan SDGs di Indonesia, didukung oleh Infid dan World Bank. Dia menjadi narasumber tentang SDGs di Seoul, Korea Selatan pada tahun 2016, mewakili Bupati Bojonegoro saat itu.[]
Sumber: Pemkab Bojonegoro





Komentar