Uncategorized

PT PIM Salurkan 600 Bibit Mangga Kiojay di Aceh Utara untuk Dorong Ekonomi Warga

PT PIM Salurkan 600 Bibit Mangga Kiojay di Aceh Utara untuk Dorong Ekonomi Warga
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

Probisnis – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) memperkuat komitmen pemberdayaan masyarakat di sekitar area operasionalnya melalui peluncuran Program Kampung Mangga di Dusun Madat, Gampong Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Kamis, 3 September 2026.

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini, PT PIM menyalurkan sebanyak 600 bibit mangga varietas kiojay kepada warga setempat.

Penyerahan bantuan tersebut ditandai dengan seremoni penanaman perdana dan prosesi peusijuek (tepung tawar) oleh Pimpinan Dayah Babul Huda Glee Madat, Abi Gade.

Koordinator Bagian TJSL PT PIM, Jufri, menjelaskan bahwa Dusun Madat dipilih sebagai lokasi percontohan (pilot project) karena iklim dan kondisi tanahnya sangat mendukung pertumbuhan budidaya mangga kiojay.

“Kami merancang program ini agar memberikan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan. Mangga kiojay dipilih karena pemeliharaannya relatif mudah dan potensi pasarnya menjanjikan. Tanaman ini diproyeksikan mulai berbuah dalam waktu tiga tahun,” ujar Jufri.

Selain bernilai ekonomi sebagai potensi sumber pendapatan tambahan (passive income), Program Kampung Mangga ditujukan untuk mendukung penghijauan serta penguatan Program Kampung Iklim (ProKlim) di wilayah pesisir Aceh Utara.

Sebelum penanaman perdana, kegiatan sosialisasi dan edukasi teknis telah diselenggarakan pada Senin, 31 Agustus 2026. Dalam sesi pelatihan tersebut, penyuluh dari KPH 5 Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Aceh, Zuraida, membekali warga mengenai teknik penanaman, pemeliharaan bibit, hingga pola perawatan agar hasil panen optimal.

Geuchik Gampong Paloh Lada, Razali, mengapresiasi kontribusi berkelanjutan PT PIM terhadap kemajuan desa. Ia mengingatkan warga penerima manfaat untuk merawat bibit bantuan secara sungguh-sungguh sesuai petunjuk penyuluh.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada PT PIM. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen warga dalam memelihara tanaman hingga masa panen tiba,” kata Razali.

Acara peresmian yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIB tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dusun Madat Marzuki, Babinsa setempat, tokoh masyarakat, serta jajaran perangkat desa. PT PIM berharap model pemberdayaan berbasis potensi lokal ini dapat direplikasi ke gampong-gampong sekitar pada masa mendatang.***

PT PIMKampung

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.