probisnis.id – Pemerintah Kota Sukabumi meluncurkan penerapan manajemen talenta dan penandatanganan komitmen E-Kinerja Harian. Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan tata kelola ASN yang lebih profesional, transparan, dan berbasis sistem merit. Kegiatan berlangsung di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi.
Acara tersebut dihadiri Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan Wakil Wali Kota Bobby Maulana. Turut hadir Kepala BKPSDM Kota Sukabumi Taufik Hidayah. Jajaran pimpinan Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga terlihat, termasuk Deputi BKN Dr Herman dan Kepala Kantor Regional III BKN.
Ayep Zaki kepada Redaksi Media Pakuan Pikiran Rakyat Media Network mengatakan manajemen talenta bukan sekadar formalitas administratif. Menurutnya, ini merupakan instrumen vital untuk memetakan kemampuan ASN secara objektif. “Melalui sistem ini, setiap pegawai akan masuk dalam sembilan kotak talenta (nine-box matrix) yang mengukur potensi dan kinerja mereka,” katanya.
Dia mengatakan manajemen talenta merupakan strategi kunci untuk memastikan the right man on the right place. “Kami ingin penempatan jabatan di lingkungan Pemkot Sukabumi murni berdasarkan kompetensi, potensi, dan integritas, bukan hal lain. Ini adalah investasi SDM untuk kemajuan Sukabumi di masa depan,” katanya.
Selain manajemen talenta, Pemkot Sukabumi juga memperkuat sistem pengawasan melalui E-Kinerja Harian. Sistem ini mewajibkan ASN melaporkan aktivitas kerja secara real-time. Produktivitas pegawai dapat terukur dengan jelas dan berorientasi pada hasil (outcome).
Deputi BKN Dr Herman mengapresiasi tinggi atas inisiatif ini. Bahkan menilai Kota Sukabumi termasuk daerah yang sangat progresif dalam mengadopsi sistem informasi kepegawaian nasional. “Sukabumi menunjukkan akselerasi yang luar biasa. Jika konsistensi ini terjaga, Kota Sukabumi sangat berpotensi menjadi model nasional bagi daerah lain dalam implementasi reformasi birokrasi dan sistem merit,” ungkap Dr. Herman.
Poin utama reformasi birokrasi Pemkot Sukabumi meliputi sistem merit. Sistem ini menghapus subjektivitas dalam promosi dan mutasi jabatan. Transparansi kinerja melalui E-Kinerja memungkinkan masyarakat mengharapkan layanan publik yang lebih responsif. Kinerja ASN terpantau setiap hari. SDM unggul diciptakan untuk menghasilkan pimpinan masa depan.[]
Sumber: Media Pakuan




Komentar