probisnis.id – Tim Argentina bertujuan mencapai puncak Gunung Kamet, setinggi 7756 meter, di Himalaya. Mereka mempersiapkan diri dengan pelatihan di Andes, menghadapi suhu hingga 20 derajat di bawah nol. Latihan terakhir sebelum keberangkatan ke India dilakukan di Cerro Rincón, menjelang akhir Agustus.
Tim, terdiri dari sembilan pendaki dan seorang pemimpin ekspedisi, tiba di New Delhi pada 21 Agustus. Mereka mencapai camp base pada 30 Agustus dan melakukan kegiatan aklimatisasi serta persiapan selama hampir sebulan. Lingkungan pegunungan Himalaya yang ekstrem menjadi tantangan yang signifikan.
Selama ekspedisi, tim melakukan lebih dari 80 perjalanan membawa beban antara camp. Mereka mengangkut makanan, bahan bakar, dan peralatan, dengan waktu perjalanan enam hingga tujuh jam per hari. Semua ini penting untuk mendukung keberadaan mereka di area yang terpencil.
Namun, tim menemukan kondisi yang lebih sulit daripada yang diperkirakan. Gletser menuju puncak Kamet memiliki banyak retakan, yang memaksa mereka untuk mengambil langkah-langkah keamanan ekstra. Akhirnya, mereka memutuskan untuk berfokus pada Gunung Abi Gamin, yang jalurnya hampir sama dengan Kamet.
Pada 17 September, tim pertama yang terdiri dari Mayor Antoñana, Sersan Oro, dan Kopral Copa berhasil mencapai puncak Abi Gamin setinggi 7355 meter. Ini merupakan pencapaian lebih tinggi dibandingkan dengan 7077 meter yang diraih dalam ekspedisi sebelumnya ke Gunung Kun.
Tim kemudian merencanakan percobaan kedua untuk Kamet. Meskipun tidak mencapai puncak, mereka berhasil mendaki hingga 7150 meter, lagi-lagi melebihi ketinggian sebelumnya. Pengalaman ini di tahun 2026 menguji kemampuan mereka dalam menyesuaikan rencana dan mengambil keputusan yang bijaksana di medan yang menantang.[]
Sumber: Argentina.gob.ar






Komentar