probisnis.id – Kelompok suporter Cruz Azul, La Sangre Azul, mengkritik aksi koreografi mosaik saat timnya bertanding melawan Atlante di Estadio Banorte. Kritik ini muncul karena kegagalan dalam penyajian mosaik yang diiringi sorakan cemooh kepada pelatih lawan, Miguel Herrera. Sorakan tersebut mengalun di seluruh stadion ketika nama Herrera disebut saat pengumuman susunan pemain Atlante.
Penonton tuan rumah masih merasakan kekecewaan akibat kekalahan Cruz Azul dari tim yang dilatih Herrera di final Turnamen Clausura 2013. Di sisi lain, sambutan hangat dan tepuk tangan meriah diberikan kepada jajaran pemain dan pelatih Cruz Azul, Joel Huiqui. Momen tersebut juga menjadi kesempatan untuk menghormati gelandang Carlos Rodriguez yang mencatatkan penampilan ke-200 bersama klub.
Rodriguez, yang akrab disapa Charly, menerima penghargaan khusus di hadapan keluarga, rekan tim, dan para pendukung. Dia telah menjadi pilar penting dalam meraih gelar juara Liga MX musim lalu sejak bergabung di Turnamen Clausura 2022. Sebelum pertandingan dimulai, La Sangre Azul mengibarkan kertas selofan biru-putih dan membentangkan spanduk gambar lokomotif dengan tulisan juara.
Namun, spanduk kecil dan asap warna-warni yang dihasilkan dianggap tidak memberikan dampak visual maksimal di tribun penonton. Hal ini menambah kritik terhadap aksi koreografi mosaik yang dilakukan oleh kelompok suporter tersebut. Meskipun demikian, momen penghargaan untuk Rodriguez tetap menjadi sorotan positif dalam laga tersebut.[]
Sumber: Achmad Nur Hidayat






Komentar