probisnis.id – Tim nasional Kamboja akan menghadapi Singapura pada 24 Juli 2026. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Morodok Techo, Phnom Penh, pukul 19:00 WIB. Keduanya membutuhkan kemenangan untuk melanjutkan langkah di Piala ASEAN.
Grup A menunjukkan Vietnam dan Indonesia sebagai tim terkuat yang berpotensi lolos ke semifinal. Sementara itu, Timor Leste diperkirakan sulit bersaing dan dianggap sebagai ‘tim underdog’. Kamboja mengalami peningkatan dengan masuknya pemain naturalisasi berkualitas, bersaing dengan Singapura yang sebelumnya merupakan kekuatan regional.
Kamboja, kini dikenal sebagai ‘Angkor Warriors’, telah memperkuat skuad mereka dengan pemain seperti Iago Bento Fernandes dari Brasil dan Yudai Ogawa dari Jepang. Pemain-pemain ini diharapkan menjadi kunci dalam memperkuat lini tengah dan serangan Kamboja. Selain itu, Kamboja berpotensi menambah pemain naturalisasi lain jika diperlukan.
Pelatih Koji Gyotoku memanfaatkan kesempatan ini untuk meremajakan skuad. Dari 25 pemain yang dipanggil, 15 di antaranya lahir pada tahun 2002 atau setelahnya. Hanya tujuh pemain yang bertahan dari turnamen sebelumnya. Di sisi lain, Singapura juga tidak menampilkan skuad terbaik mereka karena beberapa klub menolak melepas pemain.
Pelatih Gavin Lee menghadapi tantangan untuk menyusun tim yang kompetitif. Ini adalah turnamen besar pertama bagi Lee, yang menggantikan Tsutomu Ogura. Ia mengandalkan pengalaman pemain seperti Hariss Harun dan Irfan Fandi, serta duet naturalisasi Kyoga Nakamura dan Song Ui-young di lini tengah.
Kedua tim harus saling berhadapan dalam situasi yang kritis. Kamboja ingin menunjukkan perkembangan mereka, sementara Singapura berusaha untuk kembali ke performa terbaik. Pertandingan ini akan menjadi momen penting bagi kedua tim dalam upaya mereka di Piala ASEAN 2026.[]
Sumber: Vietnam.vn






Komentar