Teknologi

Fosil Rahang Ungkap Gurita Raksasa 19 Meter Jelajahi Laut Purba

Fosil Rahang Ungkap Gurita Raksasa 19 Meter Jelajahi Laut Purba
Ilustrasi gurita raksasa purba dengan lengan panjang berenang di lautan purba [BBC]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Gurita raksasa mungkin pernah menguasai lautan purba 100 juta tahun yang lalu, saat dinosaurus masih hidup, menurut penelitian baru.

Beberapa gurita paling awal diyakini sebagai predator kuat yang dilengkapi lengan kuat untuk menangkap mangsa dan rahang mirip paruh untuk mengunyah cangkang dan tulang hewan lain.

Sebuah studi baru terhadap rahang yang terawetkan dengan sangat baik menunjukkan bahwa panjangnya bisa mencapai 19 meter, berpotensi menjadikannya invertebrata terbesar yang pernah diketahui ilmuwan.

Selama puluhan tahun, ahli paleontologi percaya bahwa predator laut terbesar adalah vertebrata dengan tulang belakang seperti ikan dan reptil, sementara invertebrata seperti gurita dan cumi-cumi memainkan peran pendukung.

Penelitian baru oleh ilmuwan dari Universitas Hokkaido di Jepang menantang gambaran yang dimiliki ilmuwan tentang gurita purba.

Analisis mereka terhadap fosil rahang menunjukkan gurita raksasa meluncur di lautan dengan kemampuan mengunyah cangkang keras dan kerangka ikan besar serta reptil laut.

Studi ini memperkirakan panjang tubuh sekitar 1,5 hingga 4,5 meter, yang jika lengan panjang disertakan, total panjangnya sekitar 7 hingga 19 meter.

Bahkan pada batas bawah kisaran itu, hewan tersebut akan sangat besar menurut standar saat ini.

Ciri mencolok lainnya adalah keausan pada fosil rahang tidak merata dari kiri ke kanan, menunjukkan hewan tersebut mungkin lebih menyukai satu sisi saat makan.

Pada hewan hidup, memihak satu sisi tubuh dikaitkan dengan fungsi otak yang maju.

Gurita modern dikenal karena kecerdasan, pemecahan masalah, dan strategi berburu yang kompleks.

Gurita Pasifik Raksasa, spesies hidup terbesar saat ini, memiliki rentang lengan lebih dari 5,5 meter.

Rekaman video menunjukkan hewan ini melawan hiu yang panjangnya lebih dari satu meter.

“Dengan tentakel dan pengisap mereka, mereka bisa memegang hewan seperti itu dengan sempurna dan tidak ada jalan keluar,” kata Christian Klug, ahli paleontologi di Universitas Zurich, yang meninjau penelitian tersebut.

Namun, masih banyak pertanyaan yang tersisa.

Ilmuwan hanya bisa menebak bentuk pasti hewan tersebut, ukuran sirip, atau seberapa cepat mereka bisa berenang.

Dan belum ada fosil yang ditemukan dengan isi perut yang bisa memberikan bukti langsung tentang apa yang mereka makan.

Dr Nick Longrich, ahli paleontologi di Universitas Bath, mengatakan firasatnya adalah bahwa mereka terutama memangsa ammonit.

Namun, seperti gurita modern, mereka mungkin juga memakan ikan, reptil laut, dan hewan lain yang bisa mereka tangkap.[]

Sumber: BBC

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.