Headline

Tokoh Pers Aceh Sjamsul Kahar Tutup Usia, Dunia Pers Kehilangan Salah Satu Tokoh Penting

Tokoh Pers Aceh Sjamsul Kahar Tutup Usia, Dunia Pers Kehilangan Salah Satu Tokoh Penting
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id — Kabar duka menyelimuti dunia pers Aceh. H. Sjamsul Kahar, 80 tahun, pendiri sekaligus Direktur Utama PT Aceh Media Grafika yang menaungi Harian Serambi Indonesia, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA), Banda Aceh, pada Kamis, 23 September 2026, sekitar pukul 02.20 WIB.

Kepergian Sjamsul Kahar meninggalkan duka bagi keluarga, kerabat, dan insan pers di Aceh. Namanya selama ini dikenal sebagai salah satu tokoh yang memiliki peran dalam perjalanan pers di Aceh, terutama melalui keberadaan Harian Serambi Indonesia.

Almarhum mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan di RSUDZA, jenazah dibawa ke rumah duka di Jalan Utama Keutapang Mata Ie, Lorong Hikmah, Gampong Gue Gajah, Kabupaten Aceh Besar.

Dari rumah duka, jenazah kemudian dibawa ke tempat pemakaman untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Taman Abadi, Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh.

Kepergian Sjamsul Kahar bukan sekadar kehilangan bagi keluarga. Bagi dunia pers Aceh, wafatnya sosok tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang sejarah media cetak di daerah ini.

Sebagai pendiri sekaligus pimpinan PT Aceh Media Grafika, Sjamsul Kahar tercatat memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan Harian Serambi Indonesia, salah satu media yang memiliki sejarah panjang dalam kehidupan jurnalistik masyarakat Aceh.

Sjamsul Kahar menjadi bagian dari perjalanan tersebut. Dedikasinya di dunia pers menempatkan dirinya sebagai salah satu tokoh yang dikenang dalam sejarah perkembangan media di Aceh.

Kini, perjalanan itu telah sampai pada satu titik perpisahan.

Keluarga yang ditinggalkan serta insan pers Aceh menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya almarhum. Kepergian Sjamsul Kahar menjadi pengingat bahwa perjalanan seorang tokoh tidak hanya diukur dari masa hidupnya, tetapi juga dari jejak yang ditinggalkan bagi generasi setelahnya.

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun

Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kesalahan almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, memberikan tempat terbaik di sisi-Nya, serta memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Allahummaghfir lahu warhamhu wa’afihi wa’fu ‘anhu.

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.