Pendidikan

Sekolah di Padang Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Sekolah di Padang Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka
Aktivitas belajar di sekolah di Padang dengan penerapan protokol kesehatan [Kompas.id]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Pembelajaran tatap muka di Kota Padang, Sumbar, kembali dilaksanakan meski kualitas udara berbahaya. Sekolah-sekolah di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang mulai belajar di kelas setelah tiga hari melakukan pembelajaran jarak jauh. Keputusan ini mengacu pada Surat Edaran Nomor: 400.3.1/28/Dikbud-Pdg/IX/2026 yang mengatur tentang pelaksanaan pembelajaran dalam kondisi kualitas udara baik.

Surat edaran ini mulai berlaku pada 14 September 2026. Edaran ini berlaku untuk semua jenjang pendidikan mulai dari PAUD/TK, SD, hingga SMP negeri dan swasta di Kota Padang. Meski demikian, Dinas Pendidikan Kota Padang mengatur berbagai penyesuaian terkait kualitas udara yang buruk.

Murid yang sakit atau mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) diperbolehkan tidak masuk sekolah. Selain itu, semua murid wajib menggunakan masker selama berada di sekolah. Aturan ini juga berlaku untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Yopi Krislova, menegaskan bahwa kegiatan olahraga dan kegiatan lain di luar ruangan dilarang dilaksanakan. Larangan tersebut berlaku selama kondisi kualitas udara belum memungkinkan untuk beraktivitas di luar ruangan. Kualitas udara di Padang pada 14 September 2026 tercatat pada kategori berbahaya.

Data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada pukul 07.00 WIB menunjukkan bahwa polutan utama adalah PM 10 dengan kadar 406 mikrogram per meter kubik (µg/m³) dan PM 2,5 dengan kadar 440 µg/m³. Kualitas udara yang buruk ini diduga disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Riau.

Sebelumnya, sekolah-sekolah di Padang menjalani pembelajaran jarak jauh dari 9 hingga 11 September 2026 akibat buruknya kualitas udara. Kini, siswa kembali belajar di sekolah dengan penyesuaian mengikuti surat edaran dari Dinas Pendidikan.

Suasana belajar di SDN 48 Kuranji terlihat lebih ramai dibandingkan saat pembelajaran jarak jauh. Meskipun begitu, penyesuaian terkait kondisi kesehatan tetap diperhatikan demi keselamatan siswa dan tenaga pendidik.[]

Sumber: Kompas.id

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.