probisnis.id – Ari Askhara mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) setelah tujuh bulan menjabat. Pengunduran diri ini diumumkan pada Rabu, 19 Agustus 2026, melalui keterangan resmi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia.
Ari Askhara diangkat menjadi Dirut HUMI melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa pada 15 Januari 2026. Sekretaris Perusahaan HUMI, Arya Mahardhika Pradana, menyatakan bahwa pengunduran diri Ari Askhara berlaku efektif hingga RUPSLB yang akan membahas perubahan susunan pengurus.
Arya tidak merinci alasan di balik pengunduran diri tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak akan ada dampak material dari keputusan ini dan operasi perusahaan tetap berjalan seperti biasa.
Sebelum ini, Ari Askhara juga mengundurkan diri dari PT GTS Internasional Tbk (GTSI), anak usaha HUMI, pada Februari 2026. Pengunduran dirinya mencuat setelah adanya pertanyaan dari BEI mengenai rekam jejaknya, terkait kasus tindak pidana di bidang kepabeanan.
Manajemen GTSI mengonfirmasi bahwa Ari Askhara telah menyelesaikan sanksi yang dijatuhkan dan pemilihannya sebagai Direktur Utama sesuai dengan uji kelayakan dan kepatuhan. Setelah pengunduran diri Ari Askhara, harga saham HUMI dibuka melemah 1,30% di angka Rp152 per lembar pada perdagangan 20 Agustus 2026.
Saat ini, mayoritas saham HUMI dikuasai oleh PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS), dan penerima manfaat akhir kepemilikan saham adalah Hutomo Mandala Putra, atau Tommy Soeharto.[]
Sumber: idnfinancials.com






Komentar