Internasional

MBS Telepon Trump Sebelum AS Batalkan Serangan ke Iran

MBS Telepon Trump Sebelum AS Batalkan Serangan ke Iran
Presiden AS Donald Trump dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman berkomunikasi melalui telepon mengenai situasi di Iran [Reuters]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan pembatalan serangan terhadap Iran. Pembatalan ini terjadi setelah Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, menelepon Trump. Panggilan ini berlangsung pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026.

Menurut laporan Al-Jazeera dan situs berita Axios, MBS mendesak Trump untuk menunda serangan dan kembali ke jalur negosiasi. Trump sebelumnya menyatakan pada hari Jumat bahwa AS akan menyerang Iran secara besar-besaran.

Pada tanggal 1 Agustus, Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan keamanan untuk warga Amerika di sepuluh negara di kawasan tersebut. Peringatan ini mengimbau mereka untuk berhati-hati dan mempertimbangkan untuk meninggalkan negara tersebut karena ketegangan yang meningkat.

Setelah melakukan panggilan dengan MBS, Trump mengubah posisinya dan menyatakan bahwa serangan terhadap Iran dibatalkan. Ia menyebut ada batasan dari kesepakatan yang telah disepakati. Trump mengungkapkan bahwa AS awalnya siap melancarkan serangan dengan tingkat kekuatan yang belum pernah terlihat sejak Perang Dunia II.

Trump menjelaskan bahwa Iran dan negara-negara lainnya meminta AS untuk menunda serangan. Ia menyebut bahwa kesepakatan tersebut mencakup beberapa hal, yaitu pembukaan total Selat Hormuz dan pengakhiran ancaman nuklir dari Iran. Ia menekankan pentingnya kesepakatan ini bagi keamanan regional.

Kesepakatan yang dimaksud termasuk pembukaan Selat Hormuz dan berakhirnya ancaman dari senjata nuklir Iran. Trump merinci bahwa kesepakatan ini sangat penting untuk stabilitas kawasan dan hubungan internasional.[]

Sumber: detikNews

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.