probisnis.id – Final Piala Dunia 2026 mempertemukan Spanyol dan Argentina pada 19 Juli. Pertandingan ini menjadi momen yang dinanti-nanti oleh seluruh penggemar sepak bola. Laga berlangsung di New York dan disiarkan secara langsung melalui RTVE Play.
Pertandingan berjalan intens sejak awal. Pada menit 23:35, wasit memberikan tambahan waktu tiga menit. Lionel Scaloni, pelatih Argentina, menerima kartu kuning karena protes pada keputusan wasit.
Minut 23:33, Mikel Merino hampir mencetak gol dengan sundulan, namun bola tidak menemui sasaran. Argentina melakukan pergantian pemain, Julián Álvarez digantikan oleh Marcos Senesi.
Spanyol melakukan dua pergantian sekaligus pada menit 23:29. Laporte dan Rodri ditarik keluar karena cedera. Mereka digantikan oleh Eric Garcia dan Zubimendi, yang melakukan debut di Piala Dunia.
Pada menit 23:26, gol Spanyol dianulir. Nico Williams mencetak gol, tetapi wasit membatalkannya karena Merino dianggap melakukan pelanggaran terhadap Otamendi.
Di menit 23:23, Nico Williams hampir mencetak gol lagi, tetapi penyelamatan hebat oleh Dibu Martínez menggagalkan peluang tersebut. Pertandingan dilanjutkan ke masa perpanjangan waktu setelah waktu reguler berakhir dengan skor imbang.
Argentina bermain dengan 10 orang setelah Enzo Fernández menerima kartu merah pada menit 23:10. Meskipun demikian, Argentina tetap berjuang keras untuk menjaga hasil.
Permainan berlangsung ketat dengan peluang di kedua arah. Unai Simón, kiper Spanyol, melakukan penyelamatan penting pada menit 23:09. Spanyol terus menekan, tetapi kesulitan menciptakan peluang yang jelas.
Dengan permainan yang semakin menegangkan, kedua tim berusaha mencari celah untuk mencetak gol. Dibu Martínez, kiper Argentina, tampil sangat baik sepanjang pertandingan, membuat sejumlah penyelamatan krusial.[]
Sumber: RTVE.es






Komentar