probisnis.id – Inggris menghadapi tantangan besar menjelang perempat final Piala Dunia 2026 melawan Norwegia. Krisis bek kanan terjadi setelah Reece James dan Djed Spence mengalami cedera. Jarell Quansah juga tidak bisa dimainkan karena kartu merah di babak 16 besar melawan Meksiko.
Pemain Chelsea, Reece James, diharapkan pulih dari cedera hamstring untuk laga penting ini. Ia mengalami cedera saat pertandingan melawan Ghana di grup L. Jika James kembali, Inggris akan memiliki kekuatan bertahan yang lebih solid menghadapi striker Norwegia, Erling Haaland.
James tetap berada di Amerika Serikat untuk pemulihan, sedangkan Tino Livramento sudah dipulangkan karena cedera otot betis. Livramento digantikan oleh Trevoh Chalobah, namun Chalobah belum dimainkan di Piala Dunia ini. Oleh karena itu, kemungkinan ia tampil melawan Norwegia sangat kecil.
Setelah James mengalami cedera, posisi bek kanan Inggris sering berganti. Beberapa pemain, termasuk Quansah dan Spence, mengambil alih posisi itu. Namun, Spence kini juga diragukan bisa bermain melawan Norwegia.
Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) tengah mempertimbangkan untuk mengajukan banding kepada FIFA terkait kartu merah yang diterima Quansah. Kartu merah tersebut diberikan setelah dinilai melakukan pelanggaran keras terhadap Jesus Gallardo dari Meksiko.
FA berharap bisa mendapatkan hasil yang berbeda untuk Quansah, mengingat FIFA menunda sanksi untuk kartu merah Folarin Balogun sebelumnya. Penundaan ini terjadi setelah intervensi dari Presiden AS, Donald Trump, kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Keputusan FIFA untuk menunda sanksi Balogun menjadi contoh, dan kini Perancis juga mengajukan banding terkait kartu kuning yang diterima Michael Olise. Olise mendapatkan kartu kuning atas diving yang dilakukan oleh pemain Paraguay, Matias Galarza.[]
Sumber: Kompas.id






Komentar