probisnis.id – Conor Fernández menjadi sorotan setelah semifinal antara Argentina dan Inggris pada 16 Juli 2026. Golnya pada menit 85 membawa Argentina menyamakan kedudukan sebelum akhirnya menang 2-1. Namun, reaksi Fernández dan pos media sosialnya memicu kontroversi di kalangan penggemar.
Setelah pertandingan, Fernández mengunggah foto di Instagram bersama Lionel Messi dan Leandro Paredes. Unggahan itu disertai dengan lagu ‘Wonderwall’ dari Oasis, yang dianggap provokatif oleh banyak penggemar Inggris. Lagu ini menjadi simbol bagi tim Inggris selama turnamen di Amerika Utara.
Selama pertandingan, setelah mencetak gol, Fernández melakukan selebrasi yang memicu ketegangan. Ia berlari ke arah teknisi Inggris dan penggemar, dengan gestur yang provokatif. Ia terlihat menempelkan tangan di telinga dan menjulurkan lidah, yang dianggap sebagai hinaan terhadap penggemar Inggris.
Situasi ini membuat banyak penggemar di Inggris merasa tertekan. Chelsea FC juga terlibat dalam kontroversi ini. Mereka secara tidak sengaja memposting foto selebrasi Fernández dengan emoji ledakan, yang memicu reaksi negatif dari penggemar mereka sendiri. Banyak yang melihatnya sebagai provokasi di saat yang sensitif.
Penggunaan lagu dan gestur Fernández kini menjadi perdebatan di media sosial. Banyak yang mengecam tindakannya, sementara yang lain mendukungnya. Ini menunjukkan betapa emosi dalam sepak bola dapat memicu reaksi yang intens.[]
Sumber: https://redamazonica.org/






Komentar