probisnis.id – AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 akan diikuti oleh 32 klub dari Asia, termasuk Persib Bandung dari Indonesia. Kompetisi ini menarik perhatian dengan berbagai tim yang bersaing. Berdasarkan data dari Transfermarkt, Persib Bandung menempati posisi ke-11 dalam klasemen nilai skuad.
Total nilai pasar skuad Persib tercatat sekitar 9,10 juta euro, setara dengan kurang lebih Rp173 miliar. Jika dibandingkan, nilai tersebut lebih tinggi daripada klub Uzbekistan, Nasaf Qarshi, yang memiliki nilai skuad sekitar 7,78 juta euro. Namun, nilai Persib masih di bawah beberapa klub lainnya seperti Melbourne Victory, Adelaide United, dan Gangwon FC.
Klub dengan nilai skuad tertinggi di ACL Two 2026/2027 adalah Al-Rayyan SC dari Qatar. Klub ini memiliki nilai pasar skuad sekitar 52,15 juta euro, hampir Rp991 miliar. Nilai ini hampir enam kali lipat lebih tinggi dibandingkan skuad Persib. Al-Rayyan diperkuat oleh pemain bintang seperti Aleksandar Mitrovic dan Roger Guedes, yang memiliki valuasi tinggi.
Penting untuk dicatat bahwa meskipun nilai pasar skuad dapat memberikan gambaran, itu bukanlah satu-satunya faktor penentu prestasi di lapangan. Komposisi pemain, pengalaman di kompetisi Asia, strategi pelatih, dan performa saat pertandingan akan menjadi kunci dalam kompetisi ini. Perbedaan valuasi antara kontestan terlihat jelas, dengan Al-Rayyan di posisi teratas dan Al-Khaldiya di posisi terbawah dengan nilai sekitar 1,53 juta euro.
Persib Bandung berada di posisi tengah dengan nilai pasar yang cukup kompetitif dibandingkan tim lain. Seluruh tantangan ini akan teruji ketika pertandingan ACL Two 2026/2027 dimulai. Dengan begitu, Persib berharap dapat bersaing dan menunjukkan performa terbaiknya di kompetisi ini.[]
Sumber: TOPIK.ID






Komentar