probisnis.id – Belgia menghadapi Senegal di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan ini berlangsung pada Kamis, 2 Juli 2026, di Stadion Seattle, pukul 3.00 WIB. Kesempatan ini menjadi penting bagi generasi emas Belgia untuk meraih gelar Piala Dunia terakhir mereka.
Belgia memulai Piala Dunia 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan. Mereka hampir kalah dari Mesir, namun berhasil selamat berkat gol bunuh diri dari bek Mesir, Mohamed Hany, akibat tekanan dari Romelu Lukaku. Selanjutnya, Belgia ditahan imbang tanpa gol oleh Iran sebelum akhirnya menang 5-1 atas Selandia Baru, memastikan kelolosan ke fase gugur.
Dalam tiga laga penyisihan grup, gol-gol Belgia sebagian besar dicetak oleh pemain veteran. Kevin de Bruyne dan Romelu Lukaku masing-masing menyumbang satu gol, sementara Leandro Trossard mencetak dua gol. Para pemain veteran ini menjadi andalan tim, meskipun generasi penerus belum menunjukkan performa yang diharapkan.
Kiper Thibaut Courtois juga berperan penting dalam menjaga gawang Belgia. Pada usia 34 tahun, ia sering melakukan penyelamatan krusial, terutama saat tim menghadapi serangan balik lawan. Performa Courtois akan sangat penting dalam menghadapi Senegal, yang dikenal berbahaya dalam serangan cepat.
Romelu Lukaku, yang baru pulih dari cedera, tetap menjadi harapan di lini depan untuk menembus pertahanan lawan. Ia mengungkapkan kebahagiaannya bisa berada di Piala Dunia. “Saya senang berada di sini karena jika Anda melihat musim saya, seharusnya saya tidak tampil di Piala Dunia,” ujarnya. Ia bertekad memberikan yang terbaik dalam pertandingan ini.
Lukaku, meskipun kondisinya belum sepenuhnya pulih, telah mencetak satu gol dan satu assist dalam waktu bermain 121 menit. Ia berkontribusi efektif sebagai pemain pengganti. Pertandingan melawan Senegal ini menjadi laga hidup mati bagi Belgia, yang ingin melanjutkan ambisi mereka di Piala Dunia.[]
Sumber: Kompas.id






Komentar