probisnis.id – Alphonso Davies menjadi pusat perhatian menjelang pertandingan knockout pertama Kanada di Piala Dunia. Meskipun tersedia untuk bermain, peran Davies masih belum jelas. Ia berbicara kepada media sebelum pertandingan, tetapi meragukan kemungkinan untuk memulai.
Jesse Marsch, pelatih Kanada, mengelola kembalinya Davies di tengah pertanyaan yang muncul. Kanada memiliki kualitas untuk menang melawan Afrika Selatan tanpa kehadirannya. Namun, kehadiran pemain paling energik ini bisa menjadi keuntungan besar.
Davies menyatakan, “Hal yang ingin saya lakukan adalah bermain sepak bola. Itu yang saya cintai.” Ia mengenang saat berusia 17 tahun ketika berbicara di Kongres FIFA tentang membawa Piala Dunia ke Kanada. Melihat impian itu menjadi kenyataan sangat berarti baginya.
Matthias Blankenburg, pelatih asal Jerman yang mendampingi Davies, juga mencuri perhatian. Ia dikenal sebagai pelatih yang bekerja di level tertinggi, tetapi sedikit yang diketahui tentangnya. Blankenburg sebelumnya bekerja dengan bintang Bayern Munich seperti David Alaba dan Jerome Boateng.
Saat para pemain Kanada berlatih, Blankenburg terlihat berdiri di samping mereka, mengenakan kaos Canada Soccer yang ketat. Meskipun tidak menjadi anggota resmi staf Bayern, ia tetap berkontribusi dalam pengembangan Davies. Blankenburg telah mengubah Davies dari pemimpin yang ceria menjadi sosok yang lebih misterius.
Kondisi ini menambah ketegangan menjelang pertandingan penting. Kembalinya Davies bisa menjadi faktor penentu bagi Kanada melawan Belanda atau Maroko di babak 16 besar. Dalam situasi ini, semua mata tertuju pada bagaimana Marsch akan memanfaatkan pemain kunci ini.[]
Sumber: Goal.com






Komentar