probisnis.id – Inggris tidak hanya mengincar tiga poin melawan Panama, tetapi juga ingin membangkitkan momentum. Mereka ingin melaju jauh di Piala Dunia 2026. Pada laga sebelumnya, Inggris berhasil mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2.
Kemenangan tersebut membangkitkan harapan Inggris meraih trofi kedua setelah enam dekade. Thomas Tuchel, pelatih Inggris, berusaha menemukan komposisi terbaik untuk mengembalikan kejayaan tim. Suporter Inggris sangat berharap trofi Piala Dunia kembali ke tanah mereka.
Namun, Inggris mengalami kesulitan saat menghadapi Ghana yang berakhir imbang 0-0. Meskipun mendominasi penguasaan bola, Inggris gagal menembus pertahanan rapat Ghana. Harry Kane dan Jude Bellingham yang sebelumnya mencetak gol melawan Kroasia tidak mampu memecah kebuntuan.
Hasil imbang ini membuat Inggris merasa frustrasi, mengingat kesulitan mereka meraih trofi di turnamen besar. Pada pertandingan terakhir Grup L, Inggris menargetkan kemenangan melawan Panama di Stadion New York, pada 28 Juni 2026.
Inggris saat ini berada di puncak klasemen Grup L, dengan mengumpulkan empat poin, sama dengan Ghana. Kroasia berada di posisi ketiga dengan tiga poin. Kemenangan tidak hanya mengunci status juara grup, tetapi juga membangkitkan momentum yang hilang setelah hasil melawan Ghana.
Harry Kane menyatakan, “Ada bagian-bagian yang bagus dan bagian-bagian yang bisa kita perbaiki saat melawan Ghana.” Ia berharap Inggris bisa memperbaiki penampilan mereka saat melawan Panama. Declan Rice menambahkan bahwa Inggris tidak panik dan optimis dengan peluang mereka untuk memuncaki grup.
Inggris bukan hanya mengejar tiga poin, tetapi juga ingin menunjukkan penampilan meyakinkan. Tim ini ingin membuktikan bahwa mereka mampu melaju jauh di Piala Dunia 2026. Dari segi peringkat FIFA, Inggris berada di posisi keempat, sedangkan Panama di peringkat ke-34.[]
Sumber: Kompas.id






Komentar