Lifestyle

Peusijuek, Tradisi Aceh Yang Menyatukan Doa, Adat, dan Perdamaian Warisan Budaya

Peusijuek, Tradisi Aceh Yang Menyatukan Doa, Adat, dan Perdamaian Warisan Budaya
Prosesi Peusijeuk Linto Baro dan Dara Baro, Aris Munandar, S.Pd dan Yulina S.Pd,
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Di tengah derasnya arus modernisasi, masyarakat Aceh tetap teguh menjaga warisan budaya yang sarat nilai spiritual dan sosial. Salah satunya adalah tradisi peusijuek atau tepung tawar, ritual adat yang tidak sekadar menjadi seremoni turun-temurun, tetapi juga simbol doa, rasa syukur, penghormatan, serta media perdamaian dalam kehidupan masyarakat Aceh.

Aroma daun-daunan bercampur air tepung tawar memenuhi ruangan ketika prosesi dimulai. Seorang teungku memimpin doa dengan khidmat, sementara keluarga dan kerabat duduk melingkar penuh harap. Percikan air yang mengenai tangan dan kepala orang yang di peusijuek bukan hanya ritual simbolik, melainkan bentuk doa agar setiap langkah yang dijalani dipenuhi keselamatan, ketenteraman, dan keberkahan dari Allah SWT.

Tradisi ini hampir selalu hadir dalam berbagai momentum penting masyarakat Aceh. Mulai dari pesta pernikahan, kenduri, khitanan, syukuran rumah baru, pembelian kendaraan, keberangkatan ibadah haji, hingga penyambutan tamu kehormatan. Bahkan dalam penyelesaian konflik antarwarga, peusijuek kerap dijadikan simbol berakhirnya perselisihan dan dimulainya kembali hubungan persaudaraan.

Pada kenduri sunnatan rasul misalnya, seorang anak yang akan dikhitan terlebih dahulu di-peusijuek oleh orang tua dan tokoh agama sebagai bentuk doa agar proses berjalan lancar dan sang anak tumbuh menjadi pribadi yang saleh. Begitu pula ketika calon jamaah haji akan berangkat ke Tanah Suci. Prosesi peusijuek dilakukan dengan suasana haru, penuh doa dan restu agar mereka memperoleh haji yang mabrur.

Tidak hanya itu, tradisi ini juga menjadi bentuk penghormatan bagi tamu yang dimuliakan. Dalam suasana adat yang hangat, percikan air tepung tawar disertai lantunan doa menjadi simbol penerimaan dan penghargaan bagi tamu yang datang ke Tanah Rencong.

Ritual yang Sarat Makna Filosofis

Dalam bukunya Falsafah Peusijuek Masyarakat Aceh, dipimpin oleh tokoh agama, tokoh adat, atau tokoh masyarakat. Prosesi ini tidak hanya diisi doa dan nasihat, tetapi juga menggunakan perlengkapan adat yang masing-masing memiliki makna filosofis mendalam.

Kata “sijuek” sendiri berarti dingin atau sejuk. Filosofi ini melambangkan harapan agar hati menjadi tenang, suasana menjadi damai, dan kehidupan dipenuhi keberkahan. Karena itulah peusijuek sering dimaknai sebagai upaya “mendinginkan” keadaan, baik dalam momentum kebahagiaan maupun saat menyelesaikan perselisihan.

Dalam praktiknya, prosesi peusijuek menggunakan berbagai perlengkapan adat seperti air dan tepung tawar sebagai simbol kesejukan dan keselamatan, beras serta padi yang melambangkan kemakmuran, hingga on seunijuek atau daun dingin yang menjadi simbol ketenangan hati.

4ad07308 5a37 4402 806e 4fabe90ead53

Selain itu, terdapat pula naleung sambo, sejenis rumput berakar kuat yang melambangkan keteguhan menghadapi cobaan hidup, serta bu leukat kuneng atau ketan kuning yang menjadi simbol perekat persaudaraan dan keharmonisan sosial.

Prosesi dilakukan dengan memercikkan air tepung tawar menggunakan dedaunan ke arah orang atau benda yang di-peusijuek. Setelah itu, doa bersama dipanjatkan dengan nuansa Islam yang begitu kuat. Masyarakat percaya, melalui doa tersebut akan lahir harapan baik bagi kehidupan yang lebih damai dan penuh keberkahan.

Simbol Perdamaian dan Persaudaraan

Di balik kesakralannya, peusijuek juga memiliki fungsi sosial yang sangat kuat dalam masyarakat Aceh. Dalam penyelesaian sengketa atau konflik antarwarga, prosesi ini menjadi simbol rekonsiliasi dan perdamaian.

Melalui peusijuek, kedua pihak yang berselisih diharapkan dapat saling memaafkan, menerima keputusan adat, dan menghapus dendam yang pernah terjadi. Tidak jarang, suasana haru menyelimuti prosesi ketika kedua pihak kembali bersalaman setelah doa dipanjatkan.

Nilai inilah yang membuat peusijuek tidak hanya dipahami sebagai ritual budaya, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah dan harmoni sosial di tengah masyarakat.

Doa untuk Kehidupan Baru

Dalam adat perkawinan Aceh, peusijuek terhadap linto baro dan dara baro menjadi salah satu prosesi paling sakral. Ritual ini merupakan doa agar pasangan pengantin memperoleh rumah tangga yang harmonis, penuh keberkahan, dan dikaruniai keturunan yang saleh serta salehah.

Nuansa emosional sering kali terasa ketika keluarga secara bergantian melakukan peusijuek kepada kedua mempelai. Momen itu bukan hanya tradisi, tetapi juga bentuk kasih sayang dan harapan orang tua kepada anak-anak mereka yang akan memulai kehidupan baru.

Wajah Pariwisata Halal Aceh

Ketua Ikatan Agam Inong Aceh, Teuku Muhammad Aidil, menyebutkan bahwa peusijuek merupakan identitas budaya Aceh yang harus terus dijaga dan diperkenalkan kepada dunia.

“Tradisi ini bukan hanya warisan budaya, tetapi juga simbol persaudaraan, rasa syukur, dan hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan serta sesama manusia,” ujarnya, Selasa, 12 Mei 2026.

Menurutnya, di tengah perkembangan sektor pariwisata halal, tradisi peusijuek menjadi salah satu kekuatan budaya Aceh yang memiliki daya tarik tersendiri. Nilai religius, adat, dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya menjadi wajah khas Serambi Mekkah di mata dunia.

“Ini adalah adat budaya yang harus terus dikemas dan dipromosikan hingga ke mancanegara,” katanya.

Di tengah perubahan zaman, peusijuek tetap bertahan sebagai denyut kehidupan masyarakat Aceh. Ia hidup dalam setiap doa, dalam setiap langkah baru, dan dalam setiap harapan akan kedamaian. Bagi masyarakat Aceh, peusijuek bukan sekadar ritual adat, melainkan warisan budaya yang menjaga persaudaraan dan mengikat nilai-nilai kehidupan dari generasi ke generasi. [adv]

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.