probisnis.id – Media pemerintah Iran merilis video dramatis yang menunjukkan pasukan komando bertopeng menaiki dua kapal kargo di Selat Hormuz. Pemerintah Filipina mengonfirmasi 15 awak kapal berada di kapal yang ditahan Garda Revolusi Iran. Para awak kapal dilaporkan dalam kondisi aman dan tidak terluka.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Kamis bahwa ia ingin membuat kesepakatan terbaik dengan Iran. Ia menambahkan bahwa ia tidak ingin terburu-buru. Pernyataan ini disampaikan Trump di hadapan wartawan di Kantor Oval.
Israel dan Lebanon dijadwalkan memulai putaran kedua perundingan damai pada Kamis. Militer Israel dan Hizbullah yang didukung Iran saling menuduh melanggar gencatan senjata yang rapuh. Perundingan putaran kedua ini mengikuti pertemuan awal pada 14 April.
Trump mengatakan kepada wartawan di Kantor Oval bahwa ia tidak terburu-buru mencapai kesepakatan damai dengan Iran. Ia justru menunggu kesepakatan terbaik. “Saya ingin membuat kesepakatan terbaik. Saya bisa membuat kesepakatan sekarang,” ujar Trump.
Presiden Amerika Serikat itu menginginkan perjanjian dengan Iran bersifat abadi. Trump mengatakan militer Iran telah hancur dalam empat minggu perang. Ia juga mengklaim Amerika Serikat memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz.
“Saya mengeluarkan negara itu secara militer dalam empat minggu pertama,” kata Trump. “Sekarang yang kami lakukan hanyalah duduk dan melihat kesepakatan apa.” Ia menambahkan jika Iran tidak mau kembali ke meja perundingan, AS akan melanjutkan pemboman terhadap sisa target militer.
“Saya tidak ingin terburu-buru,” kata presiden. Ketika ditanya oleh koresponden senior CBS News Ed O’Keefe tentang harga BBM yang tetap tinggi, Trump mengatakan warga Amerika kemungkinan akan membayar lebih di pompa bensin untuk sementara waktu. “Tahukah Anda apa yang mereka dapatkan untuk itu?” katanya. “Iran tanpa senjata nuklir.”
Presiden Trump akan menyambut negosiator Israel dan Lebanon di Gedung Putih pada Kamis. Pertemuan ini terjadi sebelum pejabat Israel dan Lebanon bertemu untuk membahas penghentian perang yang sedang berlangsung. Informasi ini disampaikan seorang pejabat Gedung Putih.
Perundingan putaran kedua ini awalnya dijadwalkan berlangsung di Departemen Luar Negeri. Pertemuan dua pekan lalu merupakan negosiasi tingkat tinggi pertama antara kedua negara sejak 1993. Duta besar Israel dan Lebanon dijadwalkan bertemu pukul 16.00 waktu setempat.[]
Sumber: CBS News






Komentar