Olahraga

Kostyuk Naik Peringkat Usai Kemenangan Bersejarah di Final Ukraina

Kostyuk Naik Peringkat Usai Kemenangan Bersejarah di Final Ukraina
Marta Kostyuk mengangkat trofi setelah memenangi final all-Ukraina di Rouen [Maxime Le Pihif/Open Capfinances Rouen Métropole]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Marta Kostyuk naik ke peringkat 23 dunia setelah memenangkan gelar WTA keduanya di Rouen, Prancis, pekan lalu. Kenaikan lima peringkat dari posisi 28 itu terjadi setelah ia mengalahkan rekan senegaranya, Veronika Podrez, di final all-Ukraina pertama dalam sejarah WTA.

Turnamen Rouen WTA 250 dan Stuttgart WTA 500 digelar di lapangan tanah liat dalam ruangan pekan lalu. Kedua ajang itu merupakan bagian dari musim tanah liat 2026 WTA Tour yang disponsori Mercedes-Benz.

Kostyuk memenangi pertandingan straight-set atas Podrez untuk meraih gelar tunggal WTA keduanya. Kemenangan itu juga menandai kembalinya performa terbaik Kostyuk setelah cedera.

Petenis berusia 23 tahun itu memulai 2026 dengan mengalahkan tiga pemain Top 10 untuk mencapai final Brisbane. Namun, ia kemudian mengalami cedera ligamen pergelangan kaki saat Australian Open yang membuatnya absen lebih dari sebulan.

Dua dari tiga edisi turnamen Rouen dimenangkan oleh petenis Ukraina. Juara tahun 2025 adalah Elina Svitolina.

Sementara itu, Podrez yang berusia 19 tahun tampil mengejutkan di turnamen tersebut. Ia lahir di Nova Kakhovka, tetapi keluarganya pindah ke Prancis saat ia berusia lima tahun.

Podrez bermain di undian utama WTA pertamanya setelah lolos dari kualifikasi. Ia mengalahkan juara 2024 Sloane Stephens di babak pertama.

Ia kemudian mencatat kemenangan pertama dan kedua atas pemain Top 100 dalam kariernya. Podrez mengalahkan Elisabetta Cocciaretto dan Katie Boulter sebelum mendapat walkover di semifinal dari Sorana Cirstea.

Podrez yang saat itu berada di peringkat 209 menjadi finalis WTA dengan peringkat terendah dalam sejarah. Ia juga menjadi pemain pertama yang mencapai final WTA di turnamen debutnya sejak 2004.

Akibat pencapaiannya, Podrez melonjak 62 peringkat ke posisi 147 dunia. Kenaikan itu merupakan lompatan terbesar di antara 20 besar dalam edisi terbaru PIF WTA Rankings.

Di Stuttgart, Elena Rybakina meraih gelar keduanya tahun ini setelah mengalahkan Karolina Muchova di final. Kemenangan straight-set itu menjadi gelar ke-13 dalam kariernya dan kelima di lapangan tanah liat.

Ini adalah pertama kalinya Rybakina memenangi gelar setelah menyelamatkan match point. Ia menyelamatkan dua match point di perempat final melawan Leylah Fernandez.

Rybakina tetap berada di peringkat dua dunia dalam edisi terbaru PIF WTA Rankings. Petenis Australia itu memenangi Australian Open awal tahun ini.[]

Sumber: WTA Tennis

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.